Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

FORTAL Nusantara Ajak Kolaborasi dengan Polwan Perangi Penyalahgunaan Obat Terlarang di Masyarakat

Bandung · Oleh ·

Kang Edo FORTAL Nusantara apresiasi Hari Lahir Polwan ke-78, ajak kolaborasi pemberantasan narkoba di masyarakat Jawa Barat

FORTAL Nusantara Ajak Kolaborasi dengan Polwan Perangi Penyalahgunaan Obat Terlarang di Masyarakat

Peringatan Hari Lahir Polwan ke-78 pada 1 September 2026 mendorong berbagai pihak di masyarakat untuk merespons peran perempuan-perempuan dalam institusi Polri. Ketua Umum FORTAL (Forum Masyarakat Anti Obat Terlarang) Nusantara, Kang Edo, menyampaikan apresiasinya terhadap kiprah Polwan yang selama hampir delapan dekade mengabdi di berbagai lapisan masyarakat.

Menurut Kang Edo, tema "Polwan Presisi Mengabdi untuk Negeri, Melindungi dengan Hati" mengandung nilai konkret yang relevan dengan tugas lapangan sehari-hari. Ia menilai pendekatan empati yang diterapkan banyak Polwan dalam bertugas menjadi modal penting membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

"Perjuangan melindungi generasi muda adalah perjuangan jangka panjang. Kita membutuhkan aparat yang berintegritas, masyarakat yang peduli, keluarga yang kuat dan anak-anak muda yang berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyalahgunaan obat terlarang," katanya.

Baca Juga: DPKP Bandung Tanam 10 Mahoni 5-6 Meter di Jalan Riau sebagai Pengganti Pohon yang Ditebang

Kang Edo menghubungkan tema pengabdian Polwan dengan upaya pemberantasan penyalahgunaan obat terlarang yang menjadi fokus FORTAL Nusantara. Ia memandang kolaborasi antara polisi dan organisasi kemasyarakatan sebagai kebutuhan mendesak, bukan sekadar formalitas.

"Integritas harus menjadi fondasi. Perjuangan melindungi masyarakat akan kehilangan makna apabila tidak dibarengi kejujuran, keteladanan dan konsistensi. Kita ingin generasi muda tumbuh dengan keberanian untuk berprestasi, bukan terjerumus dalam penyalahgunaan obat terlarang," tegas Kang Edo.

Di tingkat lapangan, Kang Edo mengakui Polwan memiliki keunikan dalam menjangkau kelompok tertentu yang kadang sulit dijangkau oleh polisi pria. Interaksi dengan perempuan, anak-anak, dan kelompok rentan dinilai lebih terbuka ketika melibatkan Polwan.

Baca Juga: Francisco Rivera Optimistis Persebaya Berikan Perlawanan Sengit untuk Persib di Final Piala Presiden

Polwan di lingkungan Polrestabes Bandung dan beberapa polres di Jawa Barat secara rutin menjalankan kegiatan edukatif di sekolah-sekolah dan lingkunganRW. Mereka mengampanyekan bahaya narkoba sekaligus membangun ketahanan mental remaja melalui pendekatan yang tidak intimidatif.

Kang Edo mendorong sinergi itu tidak berhenti pada acara seremonial belaka. Ia berharap kerja sama konkret antara kepolisian, komunitas kepemudaan, dan lembaga pendidikan di Jawa Barat bisa terjalin secara berkelanjutan. Baginya, gerakan pencegahan di masyarakat membutuhkan komitmen jangka panjang dari berbagai pihak yang bekerja secara konsisten.

"Anak muda harus menjadi kekuatan moral bangsa. Jangan takut untuk memilih jalan yang benar, jangan mudah terpengaruh lingkungan yang negatif, dan terus bangun solidaritas untuk saling menjaga," ajak Kang Edo.

FORTAL Nusantara sendiri secara aktif menggerakkan edukasi anti-narkoba di kalangan generasi muda. Kang Edo memandang hubungan baik dengan institusi kepolisian, termasuk Polwan, sebagai手臂 penting untuk memperkuat jaringan pencegahan di tingkat akar rumput.

Momentum Hari Lahir Polwan ke-78 dimanfaatkan Kang Edo untuk mengingatkan kembali bahwa perlindungan terhadap masyarakat bukan hanya tugas polisi. Ia menilai kesadaran kolektif dari keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar sama pentinya dengan kehadiran aparat di lapangan.

Di Jawa Barat dengan populasi muda yang besar, Kang Edo melihat kebutuhan itu semakin mendesak. Ia berharap ke depan semakin banyak program kerja sama konkret antara Polwan dan organisasi kemasyarakatan demi menjaga generasi dari ancaman penyalahgunaan obat terlarang.