Perbaikan Jalan Wisata Cianjur Didesak DPRD Jabar untuk Genjot Turis
Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Abdul Karim mendesak Pemerintah Cianjur perbaiki jalan wisata utara-selatan yang rusak dan kurang fasilitas, guna meningkatkan kunjungan turis dan ekonomi lokal.

Kabupaten Cianjur di Jawa Barat dikenal memiliki potensi wisata alam yang melimpah, mulai dari pantai indah di wilayah selatan hingga pegunungan menawan di utara. Selama beberapa tahun terakhir, jumlah kunjungan wisatawan ke daerah ini terus mengalami peningkatan, terutama selama musim libur panjang. Namun, kesenangan berwisata sering terganggu oleh kendala infrastruktur yang kurang memadai, terutama akses jalan yang rusak dan kurangnya fasilitas penunjang.
Kondisi Infrastruktur Jalan Wisata yang Perlu Diperbaiki
Menurut Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Abdul Karim, meskipun pemerintah provinsi telah memperbaiki jalan provinsi di wilayah selatan Cianjur mulai dari Kecamatan Campaka hingga perbatasan Cianjur-Bandung di Kecamatan Naringgul, akses menuju destinasi wisata utama masih banyak yang rusak.
"Saya sempat mengunjungi destinasi wisata pantai di selatan Cianjur setelah lebaran, dimana angka kunjungan mencapai ribuan selama lebaran, namun yang banyak dikeluhkan jalan menuju pantai banyak yang rusak serta minim penerangan,"
ujarnya Senin.
Selain kerusakan jalan, minimnya sarana dan prasarana penunjang seperti tempat istirahat (rest area), penerangan jalan umum, dan rambu-rambu juga menjadi keluhan utama wisatawan. Hal ini membuat banyak pengunjung dari luar kota tidak mau menghabiskan waktu lama di kawasan pantai selatan Cianjur, meskipun jumlah hotel dan penginapan di wilayah tersebut telah bertambah banyak dalam beberapa tahun terakhir.
Usulan untuk Meningkatkan Akses Wisata
Abdul Karim menjelaskan bahwa perbaikan jalan oleh pemerintah provinsi telah memberikan dampak positif bagi masyarakat, dan ia berharap pemerintah daerah dapat melanjutkan perbaikan yang terhubung langsung ke destinasi wisata. Ia menekankan bahwa kesempatan ini dapat dimanfaatkan mengingat anggaran untuk pembangunan jalan kabupaten akan ditingkatkan pada tahun 2027, yang bertujuan untuk pemerataan ekonomi di seluruh Jawa Barat.
"Ini kesempatan baik untuk Bupati Cianjur yang dekat dengan Gubernur Jabar, karena anggaran tahun 2027 ke kabupaten/kota akan ditingkatkan guna membangun jalan kabupaten dengan tujuan pemerataan ekonomi,"
kata dia.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah dapat mengajukan bantuan dana untuk membenahi jalan menuju tempat wisata yang saat ini masih dalam kondisi rusak dan kurang dilengkapi fasilitas penunjang.
"Bupati Cianjur saat ini sangat dekat dengan Gubernur Jabar, sehingga kedekatan ini dapat dimanfaatkan guna melakukan percepatan pembangunan agar perekonomian masyarakat Cianjur terus meningkat seiring tingginya angka kunjungan wisatawan,"
jelasnya.
Dampak Bagi Pertumbuhan Ekonomi Lokal
Dengan perbaikan infrastruktur jalan wisata, diharapkan kunjungan wisatawan akan semakin meningkat dan mereka akan lebih lama tinggal di Cianjur, yang pada gilirannya akan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Hal ini termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti warung makan, souvenir shop, serta industri perhotelan. Saat ini, meskipun jumlah pengunjung tinggi, dampak ekonomi tidak maksimal karena keterbatasan akses yang membuat wisatawan tidak mau berlama-lama di daerah tersebut.
Perbaikan infrastruktur juga akan membuat Cianjur lebih kompetitif dibandingkan destinasi wisata lain di Jawa Barat, yang telah memperbaiki akses jalan dan fasilitas penunjangnya. Hal ini akan membantu menarik lebih banyak wisatawan lokal maupun mancanegara untuk mengunjungi Cianjur.
Upaya perbaikan infrastruktur wisata di Cianjur dianggap penting untuk memanfaatkan potensi wisata yang ada, terutama dengan semakin diminatinya destinasi wisata di wilayah Jawa Barat. Dengan memperbaiki jalan dan fasilitas penunjang, Cianjur dapat menjadi destinasi wisata utama yang menarik pengunjung dari seluruh Indonesia.