Perbaikan Jalan Prioritas Garut untuk Dukung Swasembada Pangan Lokal
Pemerintah Garut fokuskan perbaikan jalan prioritas dengan anggaran Rp28,4 miliar tahun 2026 untuk mendukung swasembada pangan dan ekonomi lokal, dengan sebagian pekerjaan selesai dan tahap lelang sedang berjalan.

Pendahuluan
Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, tengah menjalankan program perbaikan jaringan jalan prioritas sebagai upaya untuk mendukung akses masyarakat, pertumbuhan ekonomi lokal, dan pencapaian program swasembada pangan di wilayah tersebut. Langkah ini diambil mengingat pentingnya konektivitas yang baik bagi aktivitas pertanian dan perdagangan, yang menjadi tulang punggung ekonomi Garut.
Anggaran dan Tahapan Pengerjaan
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Agus Ismail, mengungkapkan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan jalan tahun 2026 mencapai Rp28,4 miliar, yang akan digunakan untuk memperbaiki 17,5 kilometer ruas jalan tersebar di beberapa wilayah strategis Garut.
"Jalan pendukung konektivitas wilayah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta swasembada pangan," kata Agus saat diwawancarai di Garut, Jumat.
Menurutnya, sekitar 50 persen pekerjaan perbaikan jalan sudah selesai dilaksanakan saat momentum menjelang Hari Raya Idul Fitri, sebagai upaya untuk memastikan kelancaran arus mudik dan aktivitas warga selama musim lebaran. Saat ini, sebagian ruas jalan lainnya sedang berada dalam tahap pelelangan untuk kontraktor pelaksana pekerjaan.
Ruas Jalan yang Sudah Mendapat Perbaikan
Beberapa ruas jalan utama di Garut yang telah mendapat perbaikan meliputi:
- Cibatu
- Samarang
- Pasirwangi
- Cibodas
- Leuwigoong
- Malangbong
- Beberapa titik di wilayah selatan Garut
Agus menambahkan bahwa perbaikan ruas jalan ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran arus lalu lintas kendaraan bermotor, yang pada gilirannya akan mendukung aktivitas ekonomi dan distribusi hasil pertanian.
Kewenangan dan Kondisi Jalan di Garut
Selain itu, Agus juga menjelaskan perbedaan kewenangan perbaikan jalan di Garut berdasarkan jenis dan tingkat jalannya:
- Jalan Nasional: Dikelola dan diperbaiki oleh Pemerintah Pusat, dengan kondisi yang relatif baik di wilayah Garut.
- Jalan Provinsi: Menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang sebagian besar sudah dilaporkan dalam kondisi cukup baik dan layak digunakan.
- Jalan Kabupaten: Panjangnya mencapai sekitar 1.000 kilometer, dengan hanya 60 persen yang dalam kondisi bagus berdasarkan laporan PUPR Garut tahun 2025.
- Jalan Desa: Memiliki panjang sekitar 2.800 kilometer, dengan kurang lebih 300 kilometer di antaranya masih membutuhkan perbaikan segera untuk mendukung aktivitas warga dan pertanian.
Dampak Perbaikan Jalan terhadap Swasembada Pangan
Program perbaikan jaringan jalan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pencapaian program swasembada pangan di Garut. Dengan konektivitas yang lebih baik, petani di wilayah ini akan lebih mudah mengakses pasar lokal maupun regional, mempercepat distribusi hasil panen, dan mengurangi kerugian pasca panen akibat akses yang sulit. Selain itu, perbaikan jalan juga akan menarik investasi di sektor pertanian, yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani, serta mendukung pencapaian target swasembada pangan di Kabupaten Garut.