Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Penurunan Kemiskinan Lima Tahun tapi Cirebon Tetap di Lima Besar Termiskin Jabar 2025

Jabar · Oleh Rizky Maulana ·

Data BPS 2025 menunjukkan Kabupaten Cirebon tetap masuk lima besar daerah termiskin Jawa Barat meskipun jumlah penduduk miskin turun 15 persen dalam lima tahun terakhir.

Penurunan Kemiskinan Lima Tahun tapi Cirebon Tetap di Lima Besar Termiskin Jabar 2025

Kabupaten Cirebon tetap masuk dalam daftar lima daerah dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Jawa Barat pada 2025, meskipun angka kemiskinan di wilayah ini mengalami penurunan selama lima tahun berturut-turut. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat mengungkapkan jumlah penduduk miskin Cirebon mencapai 229,64 ribu orang pada tahun 2025.

Lima Besar Daerah Termiskin di Jawa Barat 2025

Berdasarkan data BPS 2025, lima daerah dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Jawa Barat adalah:

Menariknya, seluruh lima daerah ini adalah kabupaten, tanpa ada kota yang masuk dalam kategori lima besar jumlah penduduk miskin terbanyak di provinsi ini.

Tren Penurunan Kemiskinan di Kabupaten Cirebon

Meskipun tetap berada di posisi lima teratas, angka kemiskinan di Kabupaten Cirebon memang menunjukkan tren penurunan signifikan sejak 2021. Data BPS mencatat jumlah penduduk miskin wilayah ini mencapai 271,02 ribu orang pada 2021, kemudian turun menjadi 266,10 ribu (2022), 249,18 ribu (2023), 245,92 ribu (2024), dan akhirnya 229,64 ribu pada 2025. Dalam lima tahun, terjadi penurunan sekitar 41,38 ribu orang atau setara dengan 15 persen. Namun, Kepala BPS Provinsi Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati menegaskan bahwa laju penurunan kemiskinan di sejumlah daerah, termasuk Cirebon, cenderung melambat setelah tahun 2023. Ia menjelaskan bahwa pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19 sempat mendorong penurunan kemiskinan yang signifikan, tetapi fase berikutnya membutuhkan intervensi yang lebih struktural untuk mempercepat proses pengentasan kemiskinan.

"Penurunan itu positif, tetapi tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi dan mempercepat laju penurunan, terutama di kabupaten dengan basis penduduk besar," ujar Margaretha dalam konferensi pers Senin (2/3/2026).

Gambaran Umum Kemiskinan di Jawa Barat 2025

Secara keseluruhan, Provinsi Jawa Barat mengalami penurunan jumlah penduduk miskin dalam lima tahun terakhir. Pada 2021, angka ini mencapai 4,19 juta orang, dan turun menjadi 3,65 juta orang pada 2025. Meskipun demikian, Margaretha menekankan bahwa distribusi penurunan kemiskinan di Jawa Barat belum merata di semua daerah.

"Konsentrasi kemiskinan masih terkumpul di wilayah berpenduduk besar," jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa perbandingan jumlah absolut penduduk miskin perlu dilihat bersama dengan indikator lain seperti persentase kemiskinan terhadap total penduduk. Sebagai contoh, Kabupaten Pangandaran hanya mencatat 33,09 ribu penduduk miskin, sedangkan Kota Banjar memiliki angka 10,97 ribu orang, tetapi kedua wilayah ini memiliki populasi yang jauh lebih kecil dibandingkan kabupaten yang masuk dalam lima besar termiskin.

Persoalan Struktural di Balik Posisi Cirebon

Masuknya Kabupaten Cirebon secara konsisten dalam lima besar daerah termiskin di Jawa Barat menandakan adanya persoalan struktural yang belum sepenuhnya terselesaikan. Sebagai daerah dengan jumlah penduduk besar dan struktur ekonomi yang masih didominasi oleh sektor informal dan pertanian tradisional, Cirebon memiliki beban tekanan yang tinggi terhadap kelompok rentan. Margaretha menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan tidak hanya bergantung pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga pada penciptaan lapangan kerja produktif, peningkatan kualitas pekerjaan, serta akses yang lebih luas terhadap pendidikan dan kesehatan. Tanpa kebijakan yang tepat sasaran, daerah dengan populasi besar seperti Cirebon akan tetap menghadapi risiko kemiskinan yang tinggi secara absolut.

"Pertumbuhan ekonomi perlu diikuti peningkatan kualitas pekerjaan dan akses terhadap pendidikan serta kesehatan. Tanpa itu, daerah dengan populasi besar akan tetap menghadapi risiko kemiskinan tinggi secara absolut," tambahnya.

Tantangan Pengentasan Kemiskinan yang Belum Usai

Meskipun Jawa Barat berhasil menurunkan jumlah penduduk miskin dalam lima tahun terakhir, masalah kemiskinan masih menjadi tantangan utama, terutama di daerah dengan populasi besar seperti Kabupaten Cirebon. Posisi Cirebon yang tetap berada di lima besar termiskin meskipun terjadi penurunan angka kemiskinan menunjukkan bahwa intervensi yang lebih intensif dan terstruktur masih diperlukan untuk mengatasi persoalan struktural di wilayah ini.