Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Peningkatan Kunjungan Wisatawan Kebun Raya Cibodas di Cianjur Pasca Penghapusan Tiket Pintu Utama

Jabar · Oleh Nayla Putri ·

Pengelola Kebun Raya Cibodas di Cianjur Jawa Barat mencatat peningkatan drastis kunjungan wisatawan sehari-hari sejak penghapusan tiket pintu masuk utama, dengan dampak positif bagi pelaku UMKM lokal.

Peningkatan Kunjungan Wisatawan Kebun Raya Cibodas di Cianjur Pasca Penghapusan Tiket Pintu Utama

Konteks dan Peningkatan Kunjungan Wisatawan Kebun Raya Cibodas (KRC)

Pengelola Kebun Raya Cibodas (KRC) di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat peningkatan signifikan angka kunjungan wisatawan sehari-hari sejak penghapusan penerapan tiket di pintu masuk utama kawasan wisata Cibodas. Kenaikan ini terlihat jelas beberapa bulan terakhir, setelah kebijakan pembebasan tiket pintu utama diberlakukan, menunjukkan betul pentingnya mengurangi beban akses bagi wisatawan untuk meningkatkan kunjungan ke destinasi wisata lokal.

Data Kunjungan Sebelum dan Sesudah Kebijakan

General Manager PT Mitra Natura Raya Zaenal Arifin menjelaskan perbedaan drastis jumlah pengunjung sebelum dan sesudah kebijakan penghapusan tiket pintu masuk utama:

Alasan Peningkatan dan Dampak bagi Wisatawan

Zaenal Arifin menambahkan bahwa peningkatan ini disebabkan oleh pengurangan beban biaya dan kerumitan bagi wisatawan, yang sebelumnya harus membayar tiket terpisah di pintu masuk utama kawasan. "Angka kunjungan kembali meningkat karena wisatawan cukup membayar satu kali di pintu masuk Kebun Raya Cibodas, tanpa harus berhenti di pintu utama, dimana sebelumnya wisatawan dikenakan tiket yang dinilai cukup memberatkan," katanya.

Sebagian besar wisatawan yang datang berasal dari wilayah Jabodetabek, menggunakan kendaraan pribadi atau bus, yang menunjukkan aksesibilitas yang lebih mudah dengan kebijakan ini.

Dampak Positif bagi Pelaku UMKM Lokal

Kenaikan kunjungan ini juga dirasakan oleh pelaku UMKM lokal di kawasan Cibodas, yang kembali bergairah menjalankan usaha mereka setelah sempat terpuruk. Salah satu pedagang, Lefi (58), yang menjual oleh-oleh khas Cibodas, mengatakan bahwa ia sempat putus asa dan mencari lokasi lain untuk menjalankan usahanya sebelum kebijakan ini diberlakukan.

"Kami sempat putus asa dan mencari tempat di lokasi lain agar dapur tetap ngebul, sejak ditutupnya tiket di pintu utama kawasan angka kunjungan kembali meningkat, sehingga kami kembali membuka kios oleh-oleh khas Cibodas," kata dia.

Rencana Kebijakan Selanjutnya

Hingga saat ini, pihak pengelola masih menunggu keputusan bersama dari dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk menerapkan sistem satu tiket masuk ke seluruh kawasan wisata Cibodas dan destinasi wisata lainnya di wilayah tersebut, termasuk KRC.

"Kami masih menunggu dari dinas terkait, guna membahas penerapan tiket kembali di pintu utama yang rencananya akan diberlakukan satu pintu, sehingga tidak memberatkan wisatawan yang datang," jelas Zaenal Arifin.

Kesimpulan

Kenaikan kunjungan wisatawan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi pengelola Kebun Raya Cibodas (KRC), tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku UMKM lokal yang sempat terpuruk akibat kebijakan tiket sebelumnya. Kebijakan penghapusan tiket pintu masuk utama ini menunjukkan bahwa kebijakan yang mengutamakan kenyamanan dan pengurangan biaya wisatawan dapat menjadi kunci keberhasilan pengembangan wisata lokal.