Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Pencarian Anak Laki-laki Pradipta di Cianjur Dihentikan Setelah 7 Hari

Jabar · Oleh Nayla Putri ·

Tim pencarian gabungan Basarnas Cianjur menghentikan upaya mencari Pradipta Saputra (11), anak laki-laki yang hilang terbawa arus Sungai Cikondang setelah 7 hari tanpa hasil.

Pencarian Anak Laki-laki Pradipta di Cianjur Dihentikan Setelah 7 Hari

Konteks Kejadian Awal

Pradipta Saputra (11 tahun), warga Desa Girimukti, Kecamatan Campaka Cianjur, hilang saat berenang di Sungai Cibaregbeg bersama beberapa temannya pada akhir pekan lalu. Keluarga korban telah melakukan pencarian mandiri sebelum tim gabungan resmi terlibat, dan teman-teman korban menyatakan bahwa mereka melihat Pradipta terbawa arus sungai setelah terjatuh saat bermain di tepi air. Arus kuat sungai membawa korban ke arah Sungai Cikondang hingga ke Waduk Jangari, lokasi terakhir yang dilaporkan oleh saksi mata.

Skala Upaya Pencarian

Selama tujuh hari pencarian, tim gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Pemadam Kebakaran (Damkar) Cianjur, Palang Merah Indonesia (PMI) Cianjur, serta relawan masyarakat, telah bekerja keras untuk mencari korban.

Alat yang digunakan dalam pencarian meliputi dua perahu karet untuk menyisir area sungai, serta satu drone untuk memantau lokasi dari udara. Khusus pada hari ke-7, pihak tim juga menurunkan pesawat tanpa awak untuk menyisir area yang banyak ditumbuhi tanaman eceng gondok.

Kendala dan Keputusan Penghentian

Kepala Basarnas Cianjur Andhika Zein menjelaskan bahwa luasnya tanaman eceng gondok di lokasi pertemuan sungai yang bermuara ke Waduk Jangari menyulitkan tim pencarian untuk mengakses area tersebut. Tanaman air tersebut menutupi permukaan air, sehingga menyulitkan petugas untuk melihat dan menjangkau korban yang mungkin terbawa arus ke sana.

"Sesuai dengan standard operating procedure (SOP) pencarian telah dilakukan selama tujuh hari namun tidak membuahkan hasil, sehingga pencarian dihentikan," kata Andhika dalam keterangan resmi di Cianjur, Selasa.

Dia menambahkan bahwa pada hari ke-7, upaya pencarian tidak juga menghasilkan temuan apapun, sehingga tim mengikuti prosedur yang berlaku untuk menghentikan operasi dan mengembalikan seluruh personel ke masing-masing satuan mereka.

Imbauan kepada Masyarakat

Meskipun pencarian dihentikan, tim Basarnas Cianjur masih meminta masyarakat yang tinggal di sekitar Waduk Jangari maupun sepanjang aliran Sungai Cikondang dan Sungai Cibaregbeg untuk melapor jika menemukan jasad korban. Laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti oleh tim gabungan untuk melakukan proses evakuasi dan identifikasi lebih lanjut.

Penutup

Setelah keputusan penghentian pencarian diambil, seluruh tim gabungan telah dikembalikan ke masing-masing satuan dan instansi mereka. Sampai saat artikel ini diterbitkan, belum ada temuan jasad korban yang dilaporkan ke pihak berwenang.