Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Pemudik Padati Jalur Nagreg, Puncak Arus Diprediksi Jumat H-1 Lebaran

Jabar · Oleh Rizky Maulana ·

Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung melaporkan peningkatan pemudik di Jalur Nagreg, dengan puncak arus diprediksi terjadi pada Jumat H-1 Lebaran 2026.

Pemudik Padati Jalur Nagreg, Puncak Arus Diprediksi Jumat H-1 Lebaran

Bandung – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung telah mengkonfirmasi bahwa jumlah pemudik yang melintasi Jalur Nagreg mulai meningkat secara signifikan setiap hari. Menurut analisis otoritas lalu lintas, puncak arus mudik ke arah Tasikmalaya, Garut, hingga Jawa Tengah diprediksi terjadi pada H-1 Lebaran, yaitu Jumat, 20 Maret 2026.

Kondisi Kepadatan Saat Ini di Jalur Nagreg

Koorinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Ruddy Heryadi menyatakan bahwa prediksi puncak didasarkan pada analisis pergerakan kendaraan dan kebijakan cuti bersama yang panjang pada periode Lebaran tahun ini. "Masyarakat memiliki keleluasaan untuk memilih kapan melakukan perjalanan balik, sehingga potensi kemacetan bisa diminimalisir," ujar Ruddy pada Selasa, 17 Maret 2026.

Data terbaru dari Dishub menunjukkan bahwa pada H-5 Lebaran, jumlah kendaraan pemudik yang melintasi Jalur Nagreg mengalami peningkatan drastis. Hingga Senin malam, 16 Maret 2026, total kendaraan yang melintas mencapai 63.181 unit, naik dibandingkan hari sebelumnya (Minggu malam) yang tercatat 61.425 unit. Hingga pagi hari Selasa, catatan Dishub menunjukkan 21.610 kendaraan telah melintasi jalur tersebut.

Pola Pergerakan dan Kebijakan yang Mengurangi Kemacetan

Ruddy menjelaskan bahwa peningkatan arus kendaraan di Jalur Nagreg umumnya terjadi pada sore hingga malam hari. Sementara itu, pada siang hari kondisi lalu lintas masih relatif ramai namun tetap lancar. Menurutnya, kepadatan tahun ini diperkirakan tidak separah tahun-tahun sebelumnya, berkat beberapa kebijakan pendukung yang efektif:

"Ini adalah terobosan luar biasa dari pemerintah. Masyarakat bebas menentukan jadwal perjalanan mereka, sehingga potensi kemacetan panjang bisa dikurangi secara signifikan," tambah Ruddy.

Imbauan untuk Memastikan Keselamatan Perjalanan

Selain memberikan data dan prediksi, Ruddy juga mengimbau para pemudik untuk selalu memperhatikan keselamatan selama perjalanan. Beberapa tips yang disarankan meliputi:

Ia juga menekankan bahwa fleksibilitas jadwal perjalanan menjadi kunci untuk mengurangi risiko kemacetan di Jalur Nagreg dan jalur alternatif lainnya di wilayah Jawa Barat.