Pemuda Dramaga Bangkit: KNPI Gelar Sunatan Massal Gratis untuk Masyarakat Bogor
PK KNPI Dramaga menggelar sunatan massal gratis untuk anak SD Kecamatan Dramaga, Bogor, sebagai bentuk kepedulian pemuda terhadap masyarakat rentan dan peran sebagai agen perubahan sosial.

Dalam konteks pembangunan nasional, pemuda diakui sebagai kekuatan sosial utama yang mampu membawa perubahan nyata. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, pemuda memiliki fungsi sebagai kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan dalam segala aspek pembangunan. Hal ini menjadi landasan bagi Pengurus Cabang (PK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, untuk menggelar kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kegiatan Sunatan Massal Gratis Rangka Hari Jadi Bogor ke-544
Kegiatan Sunatan Massal Gratis dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026, di Aula Kantor Kecamatan Dramaga. Acara ini diikuti oleh puluhan anak usia Sekolah Dasar (SD) dari berbagai wilayah di Kecamatan Dramaga, sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Yang membedakan kegiatan ini adalah langkah inovatif pengurus KNPI Dramaga: para peserta beserta keluarga dijemput langsung dari rumah menuju lokasi acara. Langkah ini dijadikan simbol bahwa organisasi kepemudaan hadir mendekati masyarakat, bukan menunggu mereka datang mencari pelayanan. Kegiatan ini juga sejalan dengan arah kebijakan pembangunan sosial pemerintah, yang menitikberatkan pada penguatan solidaritas sosial, pemerataan akses layanan dasar kesehatan, dan perlindungan kelompok rentan.
Pernyataan Ketua PK KNPI Dramaga
Muhamad Syukron Anugrah, Ketua PK KNPI Dramaga, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang pelayanan kesehatan, tetapi tentang bagaimana pemuda hadir di tengah masyarakat.
"Kegiatan sunatan massal gratis ini bukan hanya tentang pelayanan kesehatan, tetapi tentang bagaimana pemuda hadir di tengah masyarakat, membantu warga yang membutuhkan, dan membangun rasa kepedulian sosial. Kami ingin membuktikan bahwa pemuda Dramaga bisa bergerak, bersatu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa PK KNPI Dramaga akan terus berkomitmen menjalankan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, dengan tujuan menjadikan pemuda sebagai garda terdepan dalam pembangunan sosial.
"Kami ingin pemuda menjadi garda terdepan dalam pembangunan sosial. Bukan hanya aktif di organisasi, tetapi juga aktif mengawal kepentingan masyarakat, menjaga lingkungan, dan mengkritisi persoalan-persoalan yang terjadi di wilayah Dramaga," tambahnya.
Tantangan yang Dihadapi dalam Kegiatan Sosial
Meskipun dilaksanakan dengan semangat tinggi, pengurus KNPI Dramaga menyayangkan minimnya dukungan dari institusi kesehatan di wilayah setempat. Dua rumah sakit besar dan sejumlah Puskesmas yang berada di Kecamatan Dramaga dinilai belum turut memberikan kontribusi nyata terhadap kegiatan kemanusiaan ini, padahal lembaga kesehatan memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan publik bagi masyarakat rentan. Namun, kondisi ini tidak dijadikan hambatan bagi para pemuda KNPI Dramaga. Mereka tetap optimis bahwa kegiatan sosial seperti sunatan massal dapat menjadi alternatif pelayanan yang lebih inklusif, khususnya bagi keluarga kurang mampu yang kesulitan mengakses layanan kesehatan formal.
Dampak dan Komitmen Masa Depan KNPI Dramaga
Di akhir kegiatan, beberapa peserta mendapatkan bingkisan menarik, termasuk satu unit sepeda dan hadiah lainnya yang diantarkan langsung ke rumah masing-masing. Momen tersebut menghadirkan rasa haru dan kebanggaan bagi masyarakat, khususnya para orang tua peserta, yang melihat langsung perjuangan para pemuda melalui wadah PK KNPI Dramaga. Selain kegiatan sunatan massal, PK KNPI Dramaga juga mulai aktif mengkritisi berbagai persoalan sosial di wilayahnya, seperti:
- Keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) yang berada tepat di samping kantor pemerintahan desa
- Kondisi jalan rusak yang belum diperbaiki dalam waktu lama
- Maraknya pembangunan rumah kos, perumahan, dan apartemen di pelosok desa yang diduga tidak berizin prosedural
Mereka menilai pembangunan yang tidak terkendali telah mengurangi lahan resapan air, yang berpotensi memicu banjir saat musim hujan tiba. Selain itu, para pemuda juga menyoroti berbagai kerawanan sosial lain, seperti peredaran narkoba, obat-obatan terlarang, dan pergaulan bebas di lingkungan masyarakat. Menurut pengurus KNPI Dramaga, sikap kritis ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial pemuda dalam mengawal pembangunan agar tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat luas, menjaga keseimbangan lingkungan, serta menciptakan ruang sosial yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
Melalui gerakan sosial yang konsisten dan keberanian menyuarakan aspirasi masyarakat, PK KNPI Dramaga menunjukkan bahwa pemuda Kecamatan Dramaga telah bangkit dari "tidur panjangnya". Mereka bukan hanya simbol masa depan bangsa, tetapi juga motor penggerak perubahan sosial yang hadir dan bekerja nyata untuk kesejahteraan masyarakat.