Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Pemprov Jabar Targetkan Selesai Bongkar dan Tata Ulang Teras Cihampelas Oktober 2026

KDM · Oleh ·

Pemprov Jawa Barat resmi ambil alih Teras Cihampelas dari Kota Bandung sejak 29 Juli 2026. Target pembongkaran dan penataan rampung Oktober 2026.

Pemprov Jabar Targetkan Selesai Bongkar dan Tata Ulang Teras Cihampelas Oktober 2026

Jalan Cihampelas kini lengang. Bangunan-bangunan tua berdampingan dengan toko-toko yang sudah tutup. Dua dekade lalu, tempat ini menjadi destinasi wajib beli pakaian bagi warga Bandung dan sekitarnya. Hari ini, keramaian itu hanya tinggal cerita.

Kawasan Jalan Cihampelas resmi berpindah dari Kota Bandung ke Provinsi Jawa Barat pada 29 Juli 2026 melalui penandatanganan NPHD dan BAST. Perpindahan ini menandai berakhirnya masa transisi yang panjang setelah Dominique Aditya Hijab, salah satu penyetor pajak terbesar Kota Bandung, menutup usahanya pada 2020.

Target pembangunannya ambisius. Urusan administrasi dan lelang ditargetkan selesai dalam satu bulan. Pengerjaan fisik kawasan ditargetkan rampung Oktober 2026, atau tiga bulan setelah proses lelang tuntas.

Baca Juga: 50 Alumni Brebes yang Pernah Kuliah di Bandung Reunian di Brebes

Gubernur Dedi Mulyidi mengatakan proses lelang akan dilakukan secara terbuka agar transparan tanpa penyimpangan. Ia memastikan seluruh pengerjaan fisik sudah tuntas Oktober mendatang.

Provinsi mengambil peran yang tidak biasa. Dedi Mulyidi menyebut ini pertama kalinya pemerintah provinsi membangun trotoar dan taman. Biasanya, tugas itu menjadi urusan pemerintah kota.

"Fokus penataan seperti ini diperuntukkan bagi kawasan pusat perkotaan, sementara untuk wilayah pedesaan kami fokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan," katanya.

Baca Juga: PTUN Bandung Kabulkan Gugatan Buruh, Batalkan SK UMSK 2026 Jawa Barat

Provinsi mengaitkan proyek ini dengan rencana menghidupkan kembali Bandara Husein Sastranegara. Dedi Mulyidi optimistis wisatawan dari Malaysia, Singapura, dan Brunei bakal kembali setelah bandara beroperasi. Ia menyebut kelompok ini sering datang hanya untuk potong rambut atau perawatan wajah, yang kemudian memicu pengeluaran lebih besar di hotel dan restoran.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan merespons positif kerja sama ini. Ia menyebut tiga isu utama yang sempat dibahas bersama Gubernur, dua di antaranya sudah berjalan. TPPAS Legok Nangka sudah groundbreaking dan Teras Cihampelas kini resmi berpindah pengelolaan.

Penataan Teras Cihampelas menjadi sorotan setelah penutupan Dominique Aditya Hijab pada 2020 menuai pertanyaan tentang masa depan kawasan ini. Pada akhir 2025, pemerintah kota kemudian menutup Teras Cihampelas untuk persiapan serah terima, yang kemudian memunculkan spekulasi tentang siapa yang akan mengelola dan bagaimana nasibnya ke depan.

Pengalihan pengelolaan ini membawa konsekuensi langsung bagi warga Bandung. Provinsi kini mengeksekusi sendiri proyek fisik yang sebelumnya jadi tanggung jawab kota. Dengan target Oktober 2026, kawasan yang pernah menyumbang pajak terbesar bagi Kota Bandung ini bakal berubah wajah dalam hitungan bulan.