Pemkot Cirebon Dukung Program Revitalisasi Kawasan Budaya Kemenbud
Pemkot Cirebon mendukung program revitalisasi kawasan budaya Kemenbud, termasuk tiga keraton dan transformasi Gedung Kesenian Nyimas Rara Santang.

Cirebon, Jawa Barat – Pemerintah Kota Cirebon mengungkapkan dukungan penuh terhadap program penataan dan revitalisasi kawasan budaya yang diluncurkan Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) setelah kunjungan kerja Menteri Kebudayaan ke daerah pada 3 April 2026. Kunjungan ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat sinergi antar tingkatan pemerintah dalam mengembangkan potensi budaya lokal dan melestarikan warisan budaya yang ada.
Pernyataan Wali Kota tentang Sinergi Program Budaya
Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyatakan bahwa kunjungan kerja tim Kemenbud ke kota ini membuka peluang baru untuk merealisasikan program penataan kawasan budaya yang telah direncanakan.
"Tentunya, kunjungan kemarin kita lihat sendiri bahwa ada bantuan-bantuan yang akan diluncurkan oleh Menteri Kebudayaan (Menbud)," ujar Effendi Edo usai pertemuan dengan pejabat Kemenbud.
Ia menambahkan bahwa salah satu fokus utama program ini adalah penataan kawasan keraton di Kota Cirebon, khususnya Keraton Kesepuhan sebagai bagian dari penguatan identitas budaya daerah. Selain itu, pemerintah kota juga mendorong dukungan pemerintah pusat untuk pengembangan Gedung Kesenian Nyimas Rara Santang yang saat ini sedang dalam tahap transformasi menjadi taman budaya.
Revitalisasi Tiga Keraton Cirebon
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon Agus Sukmanjaya menyebut bahwa penataan kawasan budaya ini mencakup tiga keraton terkenal di kota, yakni:
- Keraton Kesepuhan
- Keraton Kanoman
- Keraton Kacirebonan
Menurut dia, program ini merupakan bagian dari upaya Kemenbud untuk merevitalisasi keraton-keraton di seluruh Nusantara, dan akan mendapatkan bantuan langsung dari kementerian. Ia menegaskan bahwa daerah harus siap untuk mengawal program ini agar dapat terealisasi dengan baik.
Pengembangan Taman Budaya Nyimas Rara Santang
Selain penataan keraton, pemerintah kota juga sangat mendukung transformasi Gedung Kesenian Nyimas Rara Santang menjadi taman budaya yang representatif. Agus Sukmanjaya menyatakan bahwa Disbudpar siap menyambut dan mengawal program ini agar segera terealisasi.
"Kami sambut baik rencana transformasi gedung kesenian menjadi taman budaya agar bisa segera terealisasi," kata Agus Sukmanjaya.
Menurut Effendi Edo, program penataan kawasan budaya ini sangat penting untuk menghidupkan kembali ruang-ruang kesenian bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku seni budaya di Cirebon. Ia berharap bahwa ruang-ruang budaya yang telah terabaikan ini dapat kembali berfungsi sebagai tempat untuk menyalurkan kreativitas dan melestarikan tradisi budaya lokal.
Pentingnya Kolaborasi Antar Tingkat Pemerintah
Effendi Edo menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah menjadi kunci keberhasilan program penataan kawasan budaya ini. Tanpa sinergi yang baik, sulit bagi program ini untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
"Supaya ini bisa berfungsi lagi untuk anak-anak kita ataupun pegiat seni budaya, maka program penataan ini sangat penting," katanya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah kota akan bekerja sama dengan Disbudpar dan instansi terkait lainnya untuk memastikan bahwa semua persyaratan untuk pelaksanaan program ini terpenuhi. Selain itu, pemerintah kota juga akan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program ini, agar mereka dapat merasakan manfaat dari pengembangan kawasan budaya di Cirebon.
Dampak dan Harapan Masa Depan
Revitalisasi kawasan budaya di Cirebon diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas, antara lain:
- Meningkatkan daya tarik wisata budaya di Kota Cirebon
- Melestarikan warisan budaya lokal yang berharga
- Memberikan ruang bagi pelaku seni budaya untuk mengembangkan karya mereka
- Menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda
Dengan dukungan dari Kemenbud dan kolaborasi antar semua pihak, diharapkan program penataan kawasan budaya di Cirebon dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat kota.