Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Pemkab Garut dan TNI Optimalkan Lahan Tidur untuk Ketahanan Pangan

Jabar · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

Pemerintah Kabupaten Garut bersinergi dengan TNI Yonif TP 890/Gardha Sakti mengoptimalkan lahan tidur seluas 150 hektare menjadi produksi jagung untuk ketahanan pangan nasional melalui kegiatan panen raya di Desa Cijayana.

Pemkab Garut dan TNI Optimalkan Lahan Tidur untuk Ketahanan Pangan

Kegiatan panen raya jagung di lahan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 890/Gardha Sakti di Desa Cijayana, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut, menjadi bukti sinergi antara Pemerintah Kabupaten Garut dan TNI dalam mengoptimalkan lahan tidur menjadi produktif. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung stabilitas ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah selatan Garut.

Lahan Tidur yang Dikonversi Menjadi Produksi Jagung

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Yonif TP 890/GS Letnan Kolonel Inf Ade Fian Agestiyono menjelaskan bahwa program ini mengoptimalkan lahan tidur seluas kurang lebih 150 hektare. Ia menambahkan bahwa komoditas jagung dipilih karena kondisi iklim wilayah Garut yang mendukung, serta budaya pertanian dan peternakan yang sudah ada di masyarakat lokal.

Keterangan Bupati Garut tentang Program Sinergi

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata sinergitas antara pemerintah daerah dan berbagai pihak, termasuk TNI, untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

"Kegiatan ini adalah wujud nyata sinergitas kita untuk menjaga ketahanan pangan," kata Bupati Abdusy.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah terus menjalin kemitraan dengan berbagai institusi untuk mencapai tujuan ini, khususnya di wilayah Kabupaten Garut. Menurut Bupati Abdusy, kegiatan panen raya ini juga diharapkan menjadi pilot project dan tempat belajar bagi masyarakat tentang teknik olah tanam jagung yang benar dan efektif. Ia berharap sinergi antara TNI dan pemerintah di wilayah selatan Garut dapat menghasilkan komoditas jagung yang berkualitas, serta menjadi pusat pertumbuhan pembangunan lokal.

Tujuan dan Manfaat Program

Program ini memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:

Komitmen TNI untuk Ketahanan Pangan

Letnan Kolonel Ade Fian menegaskan bahwa program ini adalah kewajiban institusi TNI dalam membantu masyarakat. Ia berharap bahwa hasil panen raya jagung ini dapat membawa keberkahan dan meningkatkan produksi pangan di wilayah Kecamatan Mekarmukti.

"Semoga hasil panen jagung ini membawa keberkahan dan meningkatkan produksi pangan di wilayah Kecamatan Mekarmukti," katanya.

Selain itu, ia juga berharap sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terjalin dengan baik untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan produksi pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat lokal. Ia menambahkan bahwa program ini juga bertujuan untuk memperkuat ketersediaan kebutuhan pokok di wilayah Mekarmukti sekaligus menjadi bukti kehadiran TNI AD dalam membantu masyarakat.

Dengan adanya program ini, diharapkan lahan tidur yang sebelumnya tidak terpakai dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional. Sinergi antara pemerintah dan TNI ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengoptimalkan potensi lahan yang ada.