PDIP Jawa Barat Seleksi Talenta Sepak Bola Muda Soekarno Cup 2026
PDIP Jawa Barat menyelenggarakan seleksi talenta sepak bola muda U-17 untuk Soekarno Cup 2026 di dua lokasi: Bandung dan Bekasi.

PDIP Jawa Barat resmi menggelar seleksi talenta pesepak bola muda untuk menyusun tim perwakilan provinsi di ajang Soekarno Cup 2026. Kegiatan seleksi dilaksanakan serentak di dua lokasi utama: Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung untuk wilayah Bandung Raya, dan Stadion Patriot Candrabhaga untuk wilayah Bekasi Raya.
Latar Belakang Ajang Soekarno Cup 2026
Soekarno Cup adalah ajang liga sepak bola kampung untuk kategori usia di bawah 17 tahun (U-17) yang diinisiasi oleh PDIP secara nasional. Kegiatan ini memasuki tahun ketiga pelaksanaan pada 2026. Edisi pertama tahun 2024 berlangsung di Jakarta, dengan Bali sebagai juara bertahan. Pada edisi 2025, Bali menjadi tuan rumah dan Jawa Timur meraih gelar juara. Untuk tahun 2026, Jawa Timur ditunjuk sebagai tuan rumah, dengan rencana pertandingan akan digelar pada Agustus mendatang dan diikuti oleh 16 provinsi di seluruh Indonesia.
Lokasi Seleksi dan Jumlah Peserta
Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono menjelaskan bahwa seleksi ini dibuka untuk seluruh peserta muda yang ingin mencoba peruntungan. Pada hari pertama seleksi di Stadion Si Jalak Harupat, tercatat 90 dari 100 pendaftar hadir untuk mengikuti rangkaian tes. Untuk hari berikutnya, seleksi akan bergeser ke wilayah Bekasi Raya dan Bogor Raya, dengan target menarik 100 peserta tambahan. Dari total pendaftar keseluruhan yang mencapai 214 orang, sebagian besar berasal dari kalangan pemain amatir yang belum terikat kontrak profesional.
Komitmen Partai dalam Pembinaan Atlet Muda
Ono menegaskan bahwa seleksi ini bukan hanya tentang mengejar trofi, melainkan komitmen berkelanjutan PDIP dalam membina atlet usia dini. Ia menambahkan bahwa partai ini melihat olahraga sebagai instrumen penting dalam pembentukan karakter bangsa, dengan mengadopsi nilai-nilai perjuangan Bung Karno, Proklamator Indonesia yang terkenal dengan upayanya menyatukan bangsa melalui Asian Games 1962 dan GANEFO.
"Soekarno Cup ini sejatinya adalah liga kampung untuk usia di bawah 17 tahun (U-17). Ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan secara nasional oleh PDI Perjuangan," ujar Ono seusai membuka seleksi di Stadion Si Jalak Harupat.
Ia menjelaskan bahwa pilihan sepak bola sebagai ajang pembinaan karena olahraga ini merupakan olahraga rakyat yang memiliki akar sejarah kuat dan minat publik yang sangat luas. Melalui kompetisi ini, PDIP ingin menanamkan nilai-nilai sportivitas, kepemimpinan, dan semangat gotong royong kepada generasi muda pesepak bola.
Komposisi Tim dan Target Jangka Panjang
Untuk komposisi tim perwakilan Jawa Barat, Ono merinci bahwa skuad akan terdiri dari 20 pemain U-17 yang dikombinasikan dengan 5 pemain senior. Semua pemain yang lolos seleksi harus berstatus amatir dan tidak terikat kontrak profesional dengan klub manapun.
"Intinya semua pemain amatir. Kegiatan ini bukan sekadar mengejar piala, tapi membangun kesadaran bahwa generasi muda perlu dibina untuk persatuan, sportivitas, gotong royong, sekaligus pembinaan karakter," tegas Ono.
Ia juga menambahkan target jangka panjang dari program ini, yaitu menghasilkan atlet nasional Indonesia yang berkualitas. Bahkan, Ono berharap bahwa di masa depan, PDIP akan memiliki klub sepak bola sendiri yang mampu bersaing di kancah liga nasional. Selain itu, ia mengungkapkan rencana untuk mengembangkan program ini lebih luas pada tahun depan, dengan menambahkan kompetisi di tingkat kabupaten/kota yang melibatkan 21 wilayah di bawah tanggung jawab DPC PDIP daerah masing-masing.
Perspektif Manajer Tim Banteng Jabar
Manajer Tim Banteng Jabar Hengky Kurniawan menyatakan bahwa pihaknya fokus pada kategori U-17 karena mereka merupakan suksesor masa depan sepak bola Tanah Air. Ia optimis bahwa tim asuhannya mampu membawa pulang trofi kemenangan untuk Jawa Barat di Soekarno Cup 2026. Hengky juga menegaskan bahwa partai politik memiliki tanggung jawab moral dalam membangun masyarakat secara utuh, termasuk melalui jalur olahraga. Ia menambahkan bahwa program ini bertujuan memberikan ruang kreatif bagi anak-anak muda agar terhindar dari kegiatan negatif, serta membangun mentalitas yang sehat dan tangguh melalui sepak bola.
"Kami ingin memberikan ruang kreatif bagi anak-anak muda agar terhindar dari kegiatan negatif. Melalui sepak bola, kita bangun mentalitas yang sehat dan tangguh," tandas Hengky.
Kehadiran Tokoh Penting dalam Acara
Acara pembukaan seleksi ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Sekretaris DPD PDIP Jawa Barat Chaerul Rizky Mantini, serta beberapa anggota legislatif seperti Bayu Satya Prawira, Angie Natesha Goenadi, dan Agung Yudaswara.