Patroli KRYD 3 Pilar Cikarang Pusat: Sinergitas Jaga Kamtibmas
Patroli KRYD 3 Pilar Cikarang Pusat dilaksanakan 28-29 Mei 2026 oleh gabungan TNI, Polri, dan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kabupaten Bekasi – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Cikarang Pusat terus digenjot oleh tim gabungan. Pada 28 hingga 29 Mei 2026, jajaran Polsek Cikarang Pusat bersama unsur TNI dan pemerintah kecamatan melaksanakan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) 3 Pilar, dengan fokus pada sinergitas lintas sektor untuk menciptakan wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif. Patroli berlangsung dari pukul 22.00 WIB hingga 00.30 WIB, dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikarang Pusat AKP Elia Umboh, S.H., M.H.
Susunan Partisipan dan Lingkup Area Patroli
Tim gabungan yang terlibat dalam patroli ini terdiri dari berbagai elemen, termasuk Forkopimcam Cikarang Pusat, Plt. Camat Cikarang Pusat H. Ganda Sasmita, S.Pd., M.M., Danramil 12 Serang Baru Mayor Agus Sugianto, serta personel dari Satpol PP, keamanan kawasan Deltamas, Pamdal, dan Pokdarkamtibmas. Sebanyak 79 personel siap disebar ke sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, di antaranya:
- Jalur Deltamas Boulevard
- Kawasan Tegal Danas
- Daerah Inspeksi Kalimalang Jayamukti
- Flyover Cibatu
- Kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi
Setiap titik dipilih berdasarkan data historis gangguan keamanan, untuk memastikan upaya pengamanan tepat sasaran.
Strategi Patroli dan Langkah Preventif
Patroli dilakukan dengan kombinasi dua metode, yaitu mobile patroli (berkendara) dan stasioner (berdiri diam di titik strategis). Tujuan utama adalah mengantisipasi potensi kejahatan jalanan, aksi tawuran, balap liar, curanmor, serta gangguan keamanan lainnya yang bisa meresahkan masyarakat. Selain pengawasan rutin, tim gabungan juga melakukan patroli dialogis dengan masyarakat dan pelaku usaha. Salah satu titik kunjungan adalah kawasan Sate Tegal Sukadi, di mana aparat memberikan imbauan tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas. Masyarakat juga diingatkan untuk segera melaporkan setiap temuan gangguan keamanan melalui layanan Call Center 110, untuk memastikan respon cepat dari aparat kepolisian. Selain itu, tim melakukan pembubaran secara persuasif terhadap kelompok masyarakat yang masih berkumpul hingga larut malam dan dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Sebagai bagian dari penguatan pengamanan, aparat juga melaksanakan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) di wilayah Pertigaan Cilampayan, Desa Pasirtanjung, yang menyasar kendaraan dan individu yang mencurigakan untuk mencegah potensi tindak kriminal.
Pernyataan Kapolsek Cikarang Pusat
Dalam keterangan pers setelah patroli, Kapolsek Cikarang Pusat AKP Elia Umboh menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata komitmen aparat untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, terutama pada jam-jam rawan.
"Sinergitas 3 Pilar menjadi kekuatan penting dalam menjaga stabilitas wilayah. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini," ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan upaya menjaga kamtibmas, karena dapat menutupi kekurangan masing-masing elemen dan menargetkan upaya pengamanan dengan lebih efektif.
Hasil Patroli dan Rencana Masa Depan
Selama patroli berlangsung, situasi wilayah hukum Polsek Cikarang Pusat dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aksi tawuran, kejahatan jalanan, maupun gangguan kamtibmas lainnya yang bisa mengganggu kenyamanan masyarakat. Untuk masa depan, tim gabungan berkomitmen untuk meningkatkan patroli rutin dan patroli biru pada jam-jam rawan, sebagai langkah preventif berkelanjutan. Aparat juga akan terus memperkuat koordinasi dengan unsur 3 Pilar serta elemen masyarakat, agar keamanan wilayah dapat terjaga secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tugas aparat semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan tercipta kehidupan sosial yang damai dan kondusif di wilayah Cikarang Pusat.