Pankajim Kota Bandung Perketat Verifikasi Harian Mainhole, 85 Ruas Jalan Ditargetkan Bebas Kabel Semrawut
Pankajim Kota Bandung perketat verifikasi harian mainhole pada proyek kabel udara. Target pengendalian 85 ruas jalan hingga akhir 2026, dengan fokus keamanan dan kelancaran layanan publik.

Proyek Kabel Udara Bandung Genjot Pengawasan Infrastruktur Mainhole
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung memperketat pengawasan terhadap kondisi mainhole pada proyek pengendalian kabel udara. Langkah ini diambil setelah ditemukan beberapa titik mengalami penurunan permukaan akibat perubahan kontur tanah seusai proses galian.
Pemantauan dilakukan setiap hari bekerja sama dengan PT Bandung Infra Investama (BII) sebagai mitra pelaksanaan proyek. Segala bentuk kerusakan, termasuk bekas galian dan mainhole, harus dalam kondisi aman sebelum proses konstruksi dinyatakan selesai.
Baca Juga: Pengacara Ade Kuswara Minta Majelis Hakim Bebaskan Kliennya dari Dakwaan Suap
"Kami dengan PT BII melakukan pemeriksaan setiap hari. Apabila ada galian mainhole yang turun, itu akan kami segera perbaiki," tegas Henryco Arie Sapiie, Kepala Diskominfo Kota Bandung.
Penjelasan Penyebab Penurunan Mainhole
Henryco menjelaskan, penurunan mainhole terjadi karena struktur tanah yang tiba-tiba berubah setelah proses penggalian. Kondisi ini tidak bisa diprediksi sepenuhnya, sehingga diperlukan pengawasan intensif untuk mendeteksi dini setiap potensi kerusakan.
Baca Juga: Pemkot Bandung Relokasi SDN 026 Bojongloa ke Kawasan Cibaduyut dengan Gedung Lebih Luas
Strategi yang diterapkan yakni dengan menindaklanjuti setiap temuan di lapangan sebelum kerusakan meluas. Pankajim tidak menunggu until kerusakan membesar dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
Target Pengendalian 85 Ruas Jalan
Program penataan kabel udara terus berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Hingga pertengahan Juli 2026, pengendalian telah dilaksanakan di 15 ruas jalan. Angka ini direncanakan meningkat menjadi 27 ruas jalan pada akhir Juli 2026, dengan target akhir mencapai 85 ruas jalan sepanjang tahun ini.
Pengendalian bukan sekadar merapikan kabel semrawut di atas jalan, tetapi juga memastikan seluruh hasil pekerjaan konstruksi memenuhi standar keamanan yang berlaku.
Antisipasi Gangguan Layanan Telekomunikasi
Selain memastikan kondisi mainhole tetap stabil, Pankajim Kota Bandung juga mengantisipasi potensi gangguan layanan telekomunikasi selama proses pemindahan kabel. Fasilitas pelayanan publik menjadi prioritas utama dalam hal ini.
Beberapa sektor yang mendapatkan perhatian khusus:
- Fasilitas pemerintahan — operasional perkantoran dan layanan administrasi
- Fasilitas kesehatan — rumah sakit dan puskesmas
- Fasilitas pendidikan — sekolah dan lembaga pendidikan
- Administrasi kependudukan — layanan kependudukan dan catatan sipil
- Jaringan keamanan — sistem komunikasi TNI dan Polri
Seluruh sektor tersebut bakal mendapatkan sistem backup apabila terjadi gangguan jaringan selama proses pemindahan kabel berlangsung.
Fokus Pankajim pada Regulasi dan Keamanan Publik
Henryco menegaskan, peran Pankajim dalam proyek ini berfokus pada aspek regulasi. urusan bisnis dan teknis merupakan ranah koordinasi antara PT BII dengan penyedia layanan telekomunikasi.
"Yang kami kawal adalah regulasi. Untuk urusan business to business silakan dengan PT BII. Fokus kami memastikan pekerjaan berjalan sesuai aturan, aman, dan tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat," kata Henryco.
Dengan pendekatan ini, Pankajim Kota Bandung berharap proyek pengendalian kabel udara dapat menyelesaikan infrastruktur kota secara optimal tanpa mengorbankan kenyamanan dan keamanan masyarakat selama proses konstruksi berlangsung.