PAD Olahraga Cianjur: Target 93% dari GGM hingga Lapangan Badak Putih
Cianjur mencatat pencapaian 93% target PAD 2025 dari fasilitas olahraga, didorong GGM, Lapangan Tenis Wiralaga, dan Lapangan Badak Putih. Strategi kerja sama dan optimasi penggunaan hari kerja diterapkan untuk capai target 2026 yang meningkat.

PAD Olahraga Cianjur: Strategi Jitu Mengoptimalkan Pendapatan Daerah dari Fasilitas Olahraga
Cianjur, Jawa Barat – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur berhasil mencatatkan kinerja impresif dalam mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor olahraga. Bidang Pemuda dan Olahraga (Pora) mencatat pencapaian 93% dari target PAD 2025, atau setara dengan Rp151 juta, yang bersumber dari pemanfaatan fasilitas olahraga vital di Cianjur.
Kontribusi Fasilitas Utama dalam Pencapaian PAD
Kepala Bidang Pora Disdikpora Cianjur, Dera Firman Fachruzi, menjelaskan bahwa keberhasilan ini ditopang oleh kontribusi signifikan dari tiga lokasi utama:
- Gelanggang Generasi Muda (GGM): Berhasil mencapai 100% dari target, menyumbang sekitar Rp72 juta.
- Lapangan Tenis Wiralaga: Mencapai 98% dari target, dengan kontribusi sekitar Rp19,7 juta.
- Lapangan Badak Putih: Mendapatkan 84% dari target, menyumbang sekitar Rp58 juta.
"Perolehan total dari ketiga fasilitas ini mencapai 93% dari target keseluruhan, yaitu Rp151 juta. Meskipun target PAD Bidang Pora untuk tahun 2026 akan meningkat sebesar 5%, kami optimistis dapat tercapai," ujar Dera pada Kamis lalu.
Strategi Peningkatan PAD dan Optimisme Masa Depan
Untuk menghadapi kenaikan target tahun 2026, Disdikpora Cianjur telah menyiapkan berbagai strategi. Saat ini, pembangunan di Lapangan Tenis Wiralaga sedang berjalan, yang diharapkan mampu mendongkrak kembali minat pegiat tenis dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan hingga 100% pada akhir tahun 2026.
Kerja sama strategis juga menjadi kunci. Bidang Pora aktif menjalin kemitraan dengan sekolah-sekolah dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cianjur. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan fasilitas olahraga seperti GGM, tetapi juga untuk menggelar berbagai kejuaraan dan event olahraga yang menarik minat masyarakat.
berbagai kerjasama dilakukan termasuk dengan sekolah dalam penggunaan GGM dan fasilitas olahraga yang ada di Cianjur serta dengan Koni Cianjur dalam menggelar berbagai event dan kejuaraan olahraga.
Mengoptimalkan Penggunaan Fasilitas di Hari Kerja
Salah satu tantangan yang dihadapi adalah dominasi penggunaan fasilitas olahraga pada akhir pekan. Untuk mengatasi hal ini, Disdikpora berupaya keras mengoptimalkan penggunaan venue olahraga pada hari kerja. Kerjasama dengan sekolah-sekolah menjadi solusi efektif untuk mengisi kekosongan jadwal di hari kerja, sekaligus memastikan pemanfaatan asset daerah yang lebih maksimal.
"Penggunaan tempat olahraga yang dikelola Pora masih didominasi pada akhir pekan oleh masyarakat umum. Oleh karena itu, kami jalin kerja sama dengan sekolah-sekolah untuk penggunaan pada hari kerja," jelas Dera.
Dengan berbagai upaya strategis ini, Disdikpora Cianjur menunjukkan komitmennya dalam mengelola dan mengembangkan potensi PAD dari sektor olahraga, demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.