Optimalkan RPH: Kota Cirebon Pastikan Kurban Idul Adha 2026 Higienis
Pemerintah Kota Cirebon optimalkan Rumah Potong Hewan untuk penyembelihan hewan kurban Idul Adha 2026 yang higienis dan berstandar syariat.

Latar Belakang Optimasi Penggunaan RPH
Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, telah mengoptimalkan peran Rumah Potong Hewan (RPH) sebagai pusat penyembelihan hewan kurban yang higienis dan sesuai syariat Islam menjelang momentum Idul Adha 2026. Langkah ini diambil untuk mengatasi masalah umum yang sering muncul saat penyembelihan kurban di pemukiman masyarakat, seperti kurangnya perhatian pada kesejahteraan hewan, risiko pencemaran lingkungan, dan kurangnya standar keamanan produk.
Fasilitas dan Kualifikasi RPH Kota Cirebon
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon Elmi Masruroh menjelaskan bahwa RPH di kota tersebut telah dilengkapi dengan sarana dan tenaga yang bersertifikat untuk memastikan proses penyembelihan berjalan lancar dan aman. Salah satu fasilitas unggulan adalah restraining box yang memungkinkan sapi tidak perlu diikat bagian kakinya saat disembelih, sehingga aspek kesejahteraan hewan lebih terjaga.
"Di RPH itu alat-alatnya sudah terjamin, ada restraining box dan fasilitas penggantungan daging sehingga proses penyembelihan lebih higienis," ujar Elmi dalam keterangan resmi.
Selain fasilitas canggih, penanganan daging kurban di RPH juga sesuai standar kesehatan, karena daging tidak diletakkan di tanah atau lantai selama proses pemotongan. Elmi menambahkan bahwa RPH Kota Cirebon telah memiliki Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan sertifikat halal, serta didukung oleh empat juru sembelih halal (juleha) yang sudah bersertifikasi resmi.
Pengelolaan Limbah yang Ramah Lingkungan
Salah satu keunggulan utama menggunakan RPH adalah pengelolaan limbah hasil penyembelihan yang lebih terkontrol dan ramah lingkungan. RPH Kota Cirebon dilengkapi dengan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) untuk menangani limbah cair dan organ dalam hewan. Limbah tersebut diberi perlakuan khusus menggunakan EM4 sebelum dibuang, sehingga tidak menimbulkan pencemaran lingkungan sekitar.
"Darah dan limbah organ dalam sudah ditangani melalui IPAL sehingga tidak menimbulkan pencemaran, berbeda jika penyembelihan dilakukan di pemukiman," ujar Elmi.
Kapasitas dan Target Penyembelihan Tahun 2026
DKP3 Kota Cirebon telah memastikan kesiapan penuh sarana dan prasarana RPH selama pelaksanaan ibadah kurban. Menurut Elmi, RPH Kota Cirebon diperkirakan mampu melayani penyembelihan hingga 20 sapi per hari selama momentum Idul Adha berlangsung.
Jumlah hewan kurban yang akan disembelih di Kota Cirebon tahun ini mencapai sekitar 2.888 domba, 53 kambing, dan 462 sapi. Dengan kapasitas RPH yang memadai, diharapkan semua hewan kurban dapat disembelih sesuai standar tanpa mengorbankan kesejahteraan hewan atau kebersihan lingkungan.
Optimasi penggunaan RPH ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk daging kurban, karena terjamin keamanan, kehalalan, dan higienisnya. Selain itu, langkah ini juga membantu mengurangi dampak negatif penyembelihan hewan kurban di pemukiman, seperti bau busuk, limbah yang tidak terurus, dan risiko penyebaran penyakit.