OJK Tasikmalaya Optimalkan Program Berehan Mendayakan Peternak Lokal Jabar
OJK Tasikmalaya bersama TPAKD optimalkan Program Berehan untuk memberdayakan peternak lokal di wilayah Priangan Timur, Jawa Barat.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cabang Tasikmalaya telah meluncurkan upaya optimasi Program Berehan (Berbagi Hewan Kurban) bersama dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) wilayah Priangan Timur. Inisiatif ini bertujuan ganda: memberdayakan peternak lokal sambil mendorong budaya perencanaan keuangan yang terencana bagi masyarakat dalam mempersiapkan kebutuhan ibadah kurban.
Latar Belakang Program Berehan
Program Berehan merupakan inisiasi TPAKD Provinsi Jawa Barat yang dirancang untuk mengatasi masalah umum dalam persiapan kurban, yaitu beban biaya sekaligus dan kurangnya akses pasar yang terjamin bagi peternak. Skema ini memungkinkan aparatur sipil negara (ASN) untuk menyisihkan tabungan secara bertahap melalui bank daerah, sehingga mereka dapat membeli hewan kurban tanpa mengalami tekanan keuangan di musim kurban. Yang menarik, program ini juga menempatkan peternak milenial lokal sebagai penyedia hewan kurban utama, menciptakan siklus ekonomi yang saling menguntungkan antara sektor keuangan, masyarakat, dan pelaku usaha peternakan.
Implementasi di Wilayah Kerja OJK Tasikmalaya
Sosialisasi Program Berehan telah dilaksanakan secara bertahap sejak April hingga Mei 2026 di tujuh kabupaten dan kota wilayah kerja OJK Tasikmalaya. Daerah yang terlibat dalam program ini meliputi:
- Kota Tasikmalaya
- Kabupaten Tasikmalaya
- Garut
- Ciamis
- Pangandaran
- Banjar
- Sumedang
Keterlibatan wilayah yang luas ini bertujuan untuk menjangkau sebanyak mungkin peternak lokal dan masyarakat di wilayah Priangan Timur.
Manfaat yang Diharapkan
Program ini memiliki dampak ganda yang signifikan bagi berbagai pihak:
- Masyarakat: Skema tabungan kurban memungkinkan masyarakat, terutama ASN, untuk mempersiapkan kebutuhan ibadah kurban secara terencana tanpa beban biaya sekaligus. Selain itu, mereka juga mendapatkan akses ke hewan kurban yang berkualitas dari peternak lokal terpercaya.
- Peternak lokal: Dengan adanya permintaan yang pasti sebelum musim kurban, peternak dapat mengatur produksi dan pemeliharaan hewan kurban dengan lebih efisien. Hal ini membantu mereka menghindari risiko kelebihan stok atau penurunan harga di musim non-kurban, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka.
- Ekonomi daerah: Program ini juga berkontribusi pada pengembangan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan, dengan memperkuat ekosistem ekonomi yang saling menguntungkan antara sektor keuangan, pemerintah, dan pelaku usaha.
"Program Berehan tidak hanya membantu masyarakat, khususnya ASN dalam mempersiapkan kebutuhan ibadah kurban secara lebih terencana dan bertahap, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang positif bagi peternak lokal," kata Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati melalui keterangan resmi di Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu.
Harapan dan Dampak Jangka Panjang
Nofa menambahkan bahwa OJK Tasikmalaya dan TPAKD terus berkomitmen untuk memperkuat pengembangan ekonomi daerah dan pemberdayaan peternak lokal melalui berbagai inisiatif keuangan. Ia berharap Program Berehan dapat menjadi salah satu upaya untuk mendorong pemberdayaan peternak lokal melalui penciptaan pasar yang lebih terencana dan berkelanjutan.
Selain itu, ia juga berharap program ini dapat menginspirasi inisiatif serupa di wilayah lain di Jawa Barat, serta mendorong budaya perencanaan keuangan yang lebih baik di kalangan masyarakat. Kolaborasi ini juga menunjukkan bagaimana sinergi antara sektor publik, swasta, dan keuangan dapat menciptakan solusi ekonomi yang bermanfaat bagi semua pihak.