Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Momen Iduladha: Ketua DPD PSI Bekasi Ajak Rawat Toleransi Sosial

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani ·

Ketua DPD PSI Kabupaten Bekasi H Nuryadi memanfaatkan momen Iduladha untuk mengajak masyarakat menjaga toleransi, solidaritas, dan harmoni sosial di tengah keberagaman Indonesia.

Momen Iduladha: Ketua DPD PSI Bekasi Ajak Rawat Toleransi Sosial

Momentum Iduladha: Pesan Persatuan dan Toleransi bagi Masyarakat Bekasi

Kabupaten Bekasi, yang dikenal dengan keragaman etnis, agama, dan budaya penduduknya, kembali dihinggapi semangat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Momen ibadah haji dan pelaksanaan qurban tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga pengingat akan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan toleransi yang menjadi pilar kehidupan bermasyarakat. Dalam konteks ini, Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bekasi, H Nuryadi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan semangat Iduladha sebagai sarana mempererat persaudaraan dan memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Haji sebagai Simbol Persatuan Umat Manusia

Menurut H Nuryadi, ibadah haji merupakan simbol persatuan umat manusia yang sangat kuat. Dalam pelaksanaannya, jutaan jamaah haji dari berbagai negara, budaya, bahasa, dan latar belakang sosial berkumpul dalam satu tujuan spiritual yang sama: mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

"Haji mengajarkan bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk saling mengenal, menghormati, dan memperkuat persaudaraan. Nilai inilah yang sangat penting dijaga dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat," ujar H Nuryadi.

Ia menambahkan bahwa pengalaman berkumpul dengan jutaan orang dari berbagai latar belakang juga mengajarkan jamaah haji untuk menghargai perbedaan dan bekerja sama demi tujuan bersama, yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari di Kabupaten Bekasi.

Qurban sebagai Sarana Solidaritas Sosial

Selain ibadah haji, H Nuryadi juga menekankan makna sosial yang kuat dari ibadah qurban. Ia menjelaskan bahwa qurban bukan hanya tentang melaksanakan ritual keagamaan, tetapi juga tentang semangat berbagi, kepedulian, dan pengorbanan demi kepentingan bersama.

"Ketika masyarakat saling berbagi daging qurban dan peduli terhadap yang membutuhkan, di situlah tumbuh solidaritas sosial. Semangat qurban harus menjadi energi untuk memperkuat kebersamaan dan menghadirkan rasa keadilan sosial di tengah masyarakat," tuturnya.

H Nuryadi juga menambahkan bahwa kegiatan berbagi qurban juga dapat menjadi wadah untuk mempererat hubungan antarwarga, terlepas dari perbedaan latar belakang etnis atau agama.

Toleransi sebagai Fondasi Persatuan Bangsa

H Nuryadi menilai bahwa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk membutuhkan semangat toleransi dan persaudaraan yang terus dirawat bersama. Ia menegaskan bahwa nilai religius yang baik adalah nilai yang menghadirkan kesejukan, kedamaian, dan penghormatan terhadap sesama.

"Toleransi bukan berarti mengurangi keyakinan masing-masing, tetapi bagaimana kita mampu hidup berdampingan dengan saling menghargai dan menjaga persatuan. Semangat inilah yang menjadi fondasi kuat bangsa Indonesia," katanya.

Ia juga menambahkan bahwa dalam konteks Kabupaten Bekasi, yang memiliki keragaman etnis dan agama yang tinggi, upaya menjaga toleransi menjadi lebih penting daripada ever, karena keragaman ini menjadi kekuatan yang harus dijaga bersama.

Ajak Masyarakat Bekasi Terapkan Budaya Gotong Royong

Selain mengajak menjaga toleransi, H Nuryadi juga mengajak masyarakat Kabupaten Bekasi untuk menjadikan momentum Iduladha sebagai sarana memperkuat budaya gotong royong dan memperluas kepedulian sosial tanpa memandang perbedaan latar belakang.

"Persaudaraan kemanusiaan harus selalu berada di atas kepentingan kelompok tertentu. Ketika solidaritas dan toleransi tumbuh kuat, maka masyarakat akan hidup lebih damai, harmonis, dan saling mendukung," ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan gotong royong dalam rangka Iduladha, seperti mempersiapkan persembahan qurban atau membantu sesama yang membutuhkan, dapat menjadi cara untuk mempererat hubungan antarwarga dan membangun komunitas yang lebih inklusif.

Harapan untuk Generasi Muda dan Doa untuk Jamaah Haji

Sebagai Ketua DPD PSI Kabupaten Bekasi, H Nuryadi berharap semangat Iduladha dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga persatuan bangsa, memperkuat nilai kemanusiaan, dan membangun kehidupan sosial yang inklusif serta penuh empati. Ia juga menekankan bahwa generasi muda adalah penerus bangsa yang harus memegang teguh nilai-nilai toleransi dan persatuan, agar Indonesia tetap menjadi negara yang damai dan harmonis.

Di akhir penyampaiannya, H Nuryadi juga mendoakan seluruh jamaah haji Indonesia diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci, serta kembali menjadi pribadi yang membawa kedamaian dan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

"Semoga momentum haji dan qurban membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat serta memperkuat solidaritas, toleransi, dan persatuan bangsa. Karena Indonesia yang kuat adalah Indonesia yang masyarakatnya hidup rukun, saling menghormati, dan saling peduli," pungkasnya.