Momen Haru: Ketabahan Gilang Dirga Lepas Kepergian Ayahanda di Bekasi
Gilang Dirga menunjukkan ketabahan luar biasa saat melepas kepergian ayahanda di Bekasi. Momen haru pekuburan diselimuti duka dan khidmat.

Ketegaran Gilang Dirga Mengantar Sang Ayah ke Peristirahatan Terakhir
Kabar duka menyelimuti keluarga presenter dan aktor Gilang Dirga. Ayahanda tercinta, Wendi Indra, telah berpulang pada Rabu (31/12). Dengan penuh ketabahan, Gilang Dirga mengiringi jenazah sang ayah ke tempat pemakaman terakhirnya.
Jenazah mendiang Wendi Indra dimakamkan di TPU Al Hidayah, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, pada pukul 10.00 WIB. Prosesi pemakaman dihadiri oleh keluarga besar dan kerabat terdekat, diselimuti oleh suasana haru yang mendalam.
Prosesi Pemakaman Penuh Khidmat
Gilang Dirga bersama sang istri, Adiezty Fersa, hadir di pemakaman, menunjukkan ketegaran yang luar biasa di tengah duka. Gilang bahkan menunjukkan bakti terakhirnya dengan turun langsung ke liang lahat, mengantarkan mendiang ayahanda ke tempat peristirahatan abadi.
Suasana semakin mengharukan ketika jenazah Wendi dimasukkan ke liang lahat. Gilang, dengan suara bergetar namun mantap, melantunkan azan sebagai salam perpisahan terakhir untuk sang ayah. Setelah itu, gundukan tanah perlahan menutupi makam, menandai akhir dari perjalanan duniawi almarhum.
Ucapan Terima Kasih dan Permohonan Maaf
Pasca prosesi pemakaman, Gilang Dirga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pelayat yang telah hadir dan mendoakan almarhum.
"Saya mengucapkan terima kasih atas kehadirannya, atas segala doa yang dipanjatkan untuk almarhum," ujar Gilang.
Gilang juga tidak lupa menyampaikan permohonan maaf atas nama mendiang ayahnya.
"Dan saya mohon maaf apabila di hidupnya almarhum pernah menggores hati Bapak Ibu sekalian, kami pihak keluarga dengan segala hormat memohon maaf sebesar-besarnya," tambahnya.
Pesan Mengenai Tanggungan Utang
Dalam kesempatan tersebut, Gilang juga berpesan kepada para pelayat serta siapa pun yang memiliki urusan utang piutang dengan sang ayahanda untuk segera memberitahukan kepada keluarga. Beliau menegaskan kesiapan keluarga untuk bermusyawarah dan menyelesaikan masalah tersebut.
"Apabila almarhum memiliki utang piutang, boleh silakan kabarkan kepada kami, insyaAllah akan kita musyawarahkan bersama," tandasnya.
Doa kemudian dilantunkan untuk mendiang Wendi, mengakhiri prosesi pemakaman yang berjalan dengan sangat khidmat. Ketegaran Gilang Dirga sepanjang prosesi ini menjadi sorotan, menunjukkan kekuatan batin seorang anak yang berbakti dalam melepas kepergian ayahnya.