Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Merajut Layanan Prima: Kolaborasi Strategis Petugas Asal Bekasi Mengukuhkan Persiapan Haji 2026

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani · · Diperbarui 2 Maret 2026

PPIH Arab Saudi dan Kemenag Kabupaten Bekasi memperkuat sinergi jelang Haji 1447 H. Sebanyak 3.330 jemaah siap berangkat dengan dokumen lengkap dan layanan ramah lansia.

Merajut Layanan Prima: Kolaborasi Strategis Petugas Asal Bekasi Mengukuhkan Persiapan Haji 2026

PPIH Arab Saudi dan Kemenag Bekasi Perkuat Sinergi Haji 1447 H

KABUPATEN BEKASI, 10 Februari 2025 — Menyongsong musim haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang berdomisili di Kabupaten Bekasi melakukan kunjungan resmi ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, Senin (10/2).

Pertemuan ini menjadi langkah awal penguatan koordinasi lintas sektor guna memastikan kelancaran pelayanan jemaah haji asal Kabupaten Bekasi.

Konsolidasi Lintas Fungsi Pelayanan Haji

Perwakilan PPIH Arab Saudi, Panji Satria, menjelaskan bahwa tim yang hadir mencakup berbagai bidang strategis dalam penyelenggaraan haji.

Beberapa fungsi yang terlibat antara lain:

Menurut Panji, koordinasi sejak awal menjadi kunci untuk menyatukan langkah antara PPIH Arab Saudi, PPIH Kloter, dan Petugas Haji Daerah (PHD).

"Kami ingin memastikan koordinasi berjalan mulus, mulai dari persiapan di tanah air hingga pelaksanaan di Tanah Suci," ujarnya.

Tahun Perdana Kementerian Haji dan Umrah Mandiri

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, Mulyono Hilman Hakim, menyambut baik inisiatif tersebut.

Ia menilai musim haji 1447 H memiliki arti penting karena menjadi periode awal operasional Kementerian Haji dan Umrah sebagai lembaga mandiri dalam tata kelola penyelenggaraan haji.

"Pola pelatihan PPIH tahun ini sangat berbeda dan lebih komprehensif dibanding tahun sebelumnya," kata Mulyono.

Ia optimistis peningkatan kualitas pelatihan tersebut akan berdampak pada pelayanan, pendampingan, serta rasa aman yang lebih maksimal bagi jemaah asal Kabupaten Bekasi selama berada di Arab Saudi.

Kesiapan Administratif 3.330 Jemaah

Dari sisi administratif, progres persiapan dinilai telah rampung.

Kasubag Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Bekasi melaporkan bahwa seluruh dokumen 3.330 jemaah asal Kabupaten Bekasi telah selesai diproses.

Dokumen yang telah diselesaikan meliputi:

"Kami memastikan seluruh persyaratan administrasi rampung agar jemaah berangkat dengan tenang dan nyaman," ujarnya.

Kelengkapan administrasi menjadi fondasi penting sebelum tahap keberangkatan dan pelayanan di Tanah Suci.

Komitmen Haji Ramah Lansia dan Perempuan

Para petugas PPIH juga menegaskan komitmen menjalankan konsep pelayanan Haji Ramah Lansia dan Ramah Perempuan.

Pendekatan ini difokuskan pada perlindungan serta pendampingan kelompok rentan selama rangkaian ibadah haji.

Langkah tersebut mencerminkan upaya peningkatan kualitas layanan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan jemaah.

Hadir Sejak Manasik untuk Bangun Kepercayaan

Sebagai tindak lanjut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi mengajak para PPIH untuk hadir dalam kegiatan manasik haji, baik di tingkat kecamatan maupun manasik akbar tingkat kabupaten.

Kehadiran petugas sejak tahap manasik dinilai penting untuk membangun kedekatan emosional dan kepercayaan jemaah sebelum keberangkatan.

Sinergi antara PPIH Arab Saudi dan Kementerian Agama Kabupaten Bekasi ini diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan haji yang lebih tertata, profesional, dan humanis.

Dengan kesiapan administrasi yang telah rampung serta penguatan koordinasi lintas sektor, sebanyak 3.330 jemaah haji asal Kabupaten Bekasi diharapkan dapat menunaikan ibadah dengan khusyuk dan kembali dalam keadaan selamat.