Menhub Melepas Jemaah Haji Indramayu di Kertajati: Doa dan Kesehatan
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melepas keberangkatan jemaah haji asal Indramayu di Bandara Kertajati, memberikan pesan kesehatan dan doa untuk Indonesia serta salam dari Presiden Prabowo.

Rabu, 22 April 2026, Menhub Dudy Purwagandhi resmi melaksanakan acara pelepasan keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Indramayu dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, termasuk Anggota DPR RI Komisi VIII Selly Andriany Gantina, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Barat Boy Hari Novian, serta perwakilan instansi penting seperti Imigrasi, Bea Cukai, dan otoritas pengelola Bandara Kertajati.
Keberangkatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memudahkan jemaah haji asal Jawa Barat, dengan memanfaatkan Bandara Kertajati sebagai alternatif keberangkatan selain Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta.
Pesan Penting Menhub untuk Jemaah Haji
Dalam sambutannya, Menhub Dudy Purwagandhi menyampaikan harapan besar pemerintah terhadap keselamatan dan kelancaran perjalanan para jemaah. Ia menegaskan bahwa seluruh instansi terkait telah bersinergi untuk memastikan proses pemberangkatan berjalan tanpa kendala, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan administratif, hingga keberangkatan ke Tanah Suci.
"Kami dari pemerintah mengharapkan bahwa perjalanan Bapak, Ibu dapat berjalan dengan lancar, sampai di Tanah Suci dengan selamat, menjalankan ibadah haji dengan lancar," ujar Dudy di hadapan para jemaah.
Selain urusan teknis, Menhub juga memberikan pesan krusial mengenai kesehatan dan stamina para jemaah. Mengingat ibadah haji merupakan aktivitas yang menguras tenaga, Dudy mengingatkan para jemaah untuk selalu menjaga kondisi tubuh, terutama menjelang prosesi di Arafah yang merupakan puncak acara haji.
"Saya harapkan Bapak dan Ibu, sekali lagi, jaga kesehatannya. Mohon untuk menjaga kesehatannya karena nanti di puncak hajinya, yaitu di Arafah, Bapak, Ibu dalam kondisi yang baik sehingga bisa menjalankan ibadah wajibnya dengan baik," pesan Menhub.
Selain pesan praktis, Dudy juga menitipkan pesan spiritual yang mendalam kepada para jemaah. Ia meminta mereka untuk tidak lupa memanjatkan doa untuk bangsa Indonesia di tempat-tempat mustajab, seperti di Arafah, dimana doa dipercaya dengan mudah diterima oleh Allah.
"Panjatkan doa sebanyak mungkin selama di Arafah untuk Ibu Bapak sendiri, untuk keluarga, dan juga untuk negara kita," ucapnya.
Menutup sambutannya, Dudy juga menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh jemaah haji yang berangkat. Ia berharap perjalanan para jemaah berjalan lancar dan nyaman, serta amal ibadah mereka diterima dengan sempurna.
"Saya ingin menyampaikan salam hangat dari Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada Ibu Bapak sekalian. Semoga perjalanan Ibu Bapak berjalan dengan lancar," pungkasnya.
Sinergi Instansi untuk Pelayanan Maksimal
Acara pelepasan ini tidak berjalan sendirian, melainkan melibatkan kerjasama antara berbagai instansi pemerintah. Kehadiran Kakanwil Kemenhaj Jawa Barat, perwakilan Imigrasi, Bea Cukai, dan otoritas Bandara Kertajati menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji.
Setiap instansi memiliki peran masing-masing: dari pengecekan dokumen keimigrasian, pengelolaan logistik kargo, hingga pelayanan kesehatan darurat di bandara. Kerjasama ini diharapkan dapat mengurangi risiko kendala selama proses pemberangkatan, sehingga para jemaah dapat berangkat dengan tenang dan nyaman.
Selain itu, keberangkatan jemaah haji dari Bandara Kertajati juga dianggap sebagai langkah strategis untuk membagi beban keberangkatan haji dari Bandara Soekarno-Hatta, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan bagi jemaah haji asal Jawa Barat.
Dokumentasi acara ini diabadikan dalam sebuah foto yang menunjukkan suasana hangat antara Menhub Dudy dan para jemaah sebelum mereka memasuki area keberangkatan. Foto ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap ibadah haji para warga Indonesia.