Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Menbud Fadli Zon kemukakan potensi Sumedang jadi destinasi wisata budaya

Jabar · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

Menteri Kebudayaan Fadli Zon dorong Sumedang menjadi pusat kebudayaan Sunda unggul di Jawa Barat, dengan Keraton Sumedang Larang sebagai episentrum. Ia mengajak mengembangkan potensi wisata beragam dan peran generasi muda sebagai agen budaya untuk transformasi dari tempat persinggahan menjadi destinasi utama.

Menbud Fadli Zon kemukakan potensi Sumedang jadi destinasi wisata budaya

Fadli Zon Dorong Sumedang Jadi Pusat Budaya Sunda Unggul dengan Keraton Sumedang Larang Sebagai Episentrum

Dari Tempat Persinggahan ke Destinasi Utama Wisata Budaya Jawa Barat

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan potensi besar Kabupaten Sumedang dan Keraton Sumedang Larang untuk menjadi destinasi wisata budaya unggul di wilayah Provinsi Jawa Barat. Pernyataan ini disampaikan saat ia mengunjungi Sumedang pada Sabtu (17/1), dengan tujuan mendorong transformasi daerah dari sekadar tempat persinggahan menjadi destinasi utama yang menarik wisatawan domestik dan mancanegara.

"Sumedang sangat berpotensi untuk menjadi pusat kebudayaan Sunda. Nantinya, Sumedang ini jangan jadi tempat persinggahan saja, tapi harus benar-benar menjadi destinasi utama," ujar Fadli Zon dalam kunjungannya.

Potensi Beragam Wisata yang Membuka Peluang Ekonomi Daerah

Fadli Zon menekankan bahwa Sumedang memiliki beragam potensi wisata yang dapat dikembangkan secara terintegrasi, antara lain:

Dengan mengembangkan potensi ini secara optimal, Fadli Zon menegaskan bahwa masyarakat Sumedang akan mendapatkan manfaat ekonomi yang signifikan, seperti peningkatan pendapatan dari sektor pariwisata, penciptaan lapangan kerja baru, dan peningkatan kesejahteraan umum masyarakat.

Keraton Sumedang Larang Sebagai Episentrum Pemajuan Budaya Sunda

Menurut Fadli Zon, Keraton Sumedang Larang memiliki peran sentral dalam upaya memajukan kebudayaan Sunda di daerah ini. Keraton yang merupakan warisan sejarah kesultanan Sunda ini dapat dijadikan sebagai pusat untuk merawat, melindungi, dan memajukan warisan budaya yang ada.

"Karena wilayah keraton atau kesultanan adalah salah satu tempat untuk merawat, melindungi, dan memajukan kebudayaan," jelas Fadli Zon.

Dengan mengembangkan Keraton Sumedang Larang sebagai episentrum budaya, diharapkan dapat tercipta ekosistem budaya yang berkelanjutan, di mana generasi muda dapat belajar dan melestarikan tradisi Sunda. Selain itu, keraton ini juga dapat menjadi tempat untuk menggelar berbagai acara budaya, seperti pementasan wayang kulit, tari tradisional, dan pameran seni yang dapat menarik wisatawan dari berbagai daerah.

Upaya Berkelanjutan dan Peran Generasi Muda sebagai Agen Budaya

Fadli Zon juga menekankan pentingnya upaya berkelanjutan untuk menjaga dan memajukan kebudayaan di Sumedang. Ia menekankan bahwa generasi muda harus menjadi agen perubahan yang aktif dalam melestarikan warisan budaya Sunda, karena mereka adalah penerus yang akan membawa budaya ini ke masa depan.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung upaya ini antara lain:

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Sumedang dapat menjadi pusat kebudayaan Sunda yang unggul dan berkelanjutan, yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi tetapi juga melestarikan warisan budaya yang berharga bagi bangsa Indonesia.