Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Media Harus Berevolusi: AI dan Medsos Ubah Lanskap Distribusi Berita

Bandung · Oleh · · Diperbarui 25 Agustus 2026

Perkembangan AI dan media sosial mengubah cara masyarakat mengakses informasi. CEO Indo Satu Media Grup tegaskan transformasi digital dan integrasi bisnis menjadi kunci bertahan bagi perusahaan pers.

Media Harus Berevolusi: AI dan Medsos Ubah Lanskap Distribusi Berita

Perubahan besar tengah melanda industri media Indonesia. Kecerdasan buatan (AI) dan media sosial kini menjadi dua kekuatan utama yang mengubah cara masyarakat mengakses informasi, memaksa perusahaan pers untuk bertransformasi total agar tetap relevan.

AI dan Media Sosial Gerogoti Model Bisnis Konvensional

CEO Indo Satu Media Grup, Hazairin Sitepu, menegaskan bahwa transformasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi perusahaan pers yang ingin bertahan di tengah perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi informasi.

Baca Juga: TD dan YL, Dua ASN Disnaker Cimahi, Jadi Tersangka Korupsi Pelatihan Tenaga Kerja 2022-2024 dengan Aliran Dana Rp823 Juta

"Website sekarang juga mulai disikat oleh AI. Kita tidak boleh menyerah. Kita harus mengikuti perubahan, bahkan memanfaatkannya untuk kepentingan industri media," tegas Hazairin.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat membuka Forum Pimred Indo Satu Media Grup bertajuk Workshop Literasi Keuangan di Vue Palace, Kota Bandung, Sabtu (18/7/2026).

Pergeseran Paradigma Distribusi Informasi

Hazairin mengungkapkan bahwa perubahan teknologi telah menggeser cara masyarakat memperoleh berita secara fundamental. Seluruh perusahaan media dituntut untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan ini.

Baca Juga: DPKP Bandung Tanam 10 Pohon Mahoni Pengganti yang Ditebang di Depan Lapangan Padel Jalan Riau

Ia mengakui bahwa sejak beberapa tahun lalu dirinya telah mendorong pengembangan media sosial di lingkungan Indo Satu Media Grup. Namun, saat itu belum banyak pihak yang percaya bahwa media sosial akan menjadi salah satu kanal utama distribusi informasi.

Kini, kondisi justru berbalik total karena mayoritas masyarakat mengakses berita melalui berbagai platform digital.

Media Internasional Sudah Melakukan Transformasi

Perubahan perilaku audiens ini juga terlihat dari langkah media-media internasional ternama. The Washington Post, The New York Times, dan CNN terus memperkuat kehadiran mereka di platform seperti Instagram, TikTok, maupun Facebook.

"Media arus utama dunia pun tidak lagi hanya mengandalkan website atau media cetak sebagai saluran distribusi informasi," jelas Hazairin.

Integrasi Ekosistem Media, Sosial, dan Bisnis

Menghadapi tantangan ini, Hazairin meminta seluruh unit usaha Indo Satu Media Grup untuk mengintegrasikan tiga elemen kunci:

Ia menekankan bahwa peningkatan jumlah pengikut di media sosial harus mampu menghasilkan pertumbuhan bisnis yang nyata dan berkelanjutan.

"Jangan hanya follower yang naik, tetapi bisnisnya tidak berkembang. Redaksi, media sosial, dan bisnis harus berjalan bersama supaya perusahaan tetap hidup," tegas Hazairin.

Regenerasi Kepemimpinan untuk Inovasi

Selain transformasi digital, Hazairin juga menyoroti pentingnya regenerasi kepemimpinan di lingkungan perusahaan. Generasi muda perlu diberikan ruang untuk menghadirkan inovasi dan cara berpikir baru agar perusahaan mampu menjawab tantangan industri yang terus berubah.

Kolaborasi multi-stakeholder dalam Workshop Literasi Keuangan

Workshop Literasi Keuangan Forum Pimred Indo Satu Media Grup menghadirkan sejumlah nama berpengalaman:

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran direksi, general manager, serta divisi redaksi, pemasaran, iklan, dan keuangan dari seluruh unit Indo Satu Media Grup.

Workshop ini turut didukung oleh berbagai institusi, meliputi LPS, BRI, bank bjb, bank bjb syariah, PLN Indonesia Power, PLN UIP3B Jawa Bali UP2B Jabar, Sierra, Yamaha Jabar, dan Telkomsel.

Transformasi di industri media tampaknya akan terus berlanjut seiring perkembangan teknologi. Bagi perusahaan pers yang mampu beradaptasi dengan cepat, peluang besar menanti di era digital.