Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Mahkota Binokasih Tiba di Bogor: Menuju Kirab Budaya ke-6 Batu Tulis

Jabar · Oleh Nayla Putri ·

Mahkota Binokasih Sanghyang Paké tiba di Kota Bogor untuk mengikuti Kirab Budaya ke-6 Nitis Wanci Batu Tulis pada Jumat 8 Mei 2026, dengan tujuan mempererat silaturahmi dan melestarikan warisan budaya Sunda.

Mahkota Binokasih Tiba di Bogor: Menuju Kirab Budaya ke-6 Batu Tulis

Mahkota Binokasih Sanghyang Paké tiba di Bale Pakuan Padjadjaran, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (7/5/2026) untuk mengikuti rangkaian Kirab Budaya ke-6 “Nitis Wanci Batu Tulis” yang akan digelar di kawasan Batu Tulis pada Jumat (8/5/2026) malam. Kedatangan mahkota ini disambut langsung oleh Wali Kota Bogor Dedie A Rachim beserta jajaran Pemerintah Kota Bogor, yang merupakan bagian dari upaya melestarikan warisan budaya Tatar Sunda.

Keterkaitan Sejarah antara Bogor dan Sumedang Larang

"Bogor mendapatkan sebuah kesempatan yang istimewa, karena memang kedekatan antara Bogor dengan Sumedang, terlebih lagi dengan kesejarahan dan juga latar belakang bahwa pada saat Kerajaan Pajajaran berpindah ke Sumedang, beberapa artefak, termasuk benda-benda prasasti sejarah, semuanya sekarang ada di Karaton Sumedang Larang," kata Dedie dalam sambutannya.

Menurut Dedie, Kota Bogor memiliki ikatan historis yang kuat dengan Karaton Sumedang Larang, mengingat warisan Kerajaan Pajajaran yang menjadi dasar peradaban Sunda. Keterkaitan ini menjadi alasan mengapa kedatangan Mahkota Binokasih di Kota Bogor menjadi momentum istimewa.

Detail Mahkota Binokasih Sanghyang Paké

Mahkota Binokasih Sanghyang Paké merupakan simbol utama Kerajaan Pajajaran yang dahulu digunakan oleh raja-raja Sunda kuno. Pusaka ini memiliki spesifikasi yang mengesankan:

Kehadiran mahkota ini juga menjadi pengingat akan peradaban Sunda yang memiliki sejarah panjang dan nilai budaya yang besar, yang perlu dilestarikan untuk generasi mendatang.

Tujuan Kirab Budaya ke-6 Nitis Wanci Batu Tulis

Dedie menyampaikan harapannya agar Kirab Budaya ke-6 ini dapat mempererat silaturahmi antardaerah di Jawa Barat, sekaligus memperkuat komitmen semua pihak dalam menjaga warisan budaya Sunda.

Sementara itu, Gumaran Pati Mahapatih Karaton Sumedang Larang Rd. Lily Jamhur Soemawilaga menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kota Bogor terhadap rombongan pengawal mahkota. Ia menyebut kegiatan ini sebagai "momentum magis" yang dapat mengikat tali kekerabatan antar daerah yang memiliki warisan budaya yang sama.

"Dengan adanya Kirab Milangkala Tatar Sunda ini, akan muncul fenomena baru, bagaimana keberadaan Mahkota Binokasih Sanghyang Paké bisa kembali mengikat tali kekerabatan di antara kita, bahwa kita merupakan satu saudara," ujarnya.

Gumaran juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan edukasi masyarakat mengenai pentingnya sejarah, budaya, dan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia.

Rute dan Jadwal Kirab Budaya Malam Ini

Kirab Budaya ke-6 “Nitis Wanci Batu Tulis” dijadwalkan berlangsung pada Jumat malam, dimulai pukul 19.30 WIB. Rute perjalanan kirab akan melintasi beberapa titik ikonik di Kota Bogor, mulai dari Museum Pajajaran Batutulis hingga Lawang Suryakancana.

Kegiatan ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat luas untuk menyaksikan secara langsung prosesi budaya yang sarat dengan nilai sejarah, serta turut serta dalam melestarikan warisan budaya Sunda.