Luna Maya Buka Cerita Momen Nyaris Tenggelam Syuting Suzzanna di Jabar
Luna Maya mengungkap momen menegangkan nyaris tenggelam saat syuting film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa di sungai Pangandaran, Jawa Barat, tanpa menggunakan stand-in.

Aktris terkenal Luna Maya baru saja membuka cerita tentang momen paling menegangkan dalam kariernya saat syuting film horor prekuel Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. Pengalaman bertaruh nyawa itu terjadi di sungai dengan arus deras di kawasan Pangandaran, Jawa Barat, saat ia melakukan adegan aksi air sendiri tanpa menggunakan stand-in. Acara press junket yang diadakan di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, pada Rabu (25/2) menjadi kesempatan Luna untuk membagikan detail kejadian yang sempat membuat seluruh tim produksi khawatir.
Persiapan Awal yang Tidak Disangka
Luna mengaku awalnya mengira lokasi syuting memiliki tingkat risiko yang aman. Ia yakin bisa melakukan adegan tersebut tanpa bantuan pemeran pengganti, mengingat ketinggian air dan arus yang terlihat tidak terlalu ekstrem pada pandangan pertama.
"Oh itu kayaknya gak terlalu tinggi, aku gak usah pake stand-in aja," ujar Luna saat menjelaskan keputusannya untuk melakukan adegan sendiri.
Momen Terseret Arus Sungai yang Membuatnya Takut Mati
Namun, begitu ia terjun ke air, Luna menyadari bahwa ada gulungan arus bawah di dasar sungai yang tidak ia perkirakan sebelumnya. Kondisi semakin parah karena atribut prostetik dan kostum berat yang dikenakannya: wig, baju yang menyerap air, dan lapisan prostetik di wajah menambah beban tubuhnya secara signifikan.
"Aku juga gak perkirakan bahwa wig itu, baju itu, dan muka (prostetik) itu akan memberatkan aku ke dalam air lagi. Di dalam kegulung-kegulung, itu ada aku kayak (mikir) 'Mati nih gue'. Dan ada batu-batuan, kalau baju gue nyangkut, gue gak bisa naik, itu gue kelar sih," kenang Luna menggambarkan situasi menegangkan tersebut.
Selama kurang lebih 30 detik, Luna terseret dan tergulung oleh arus sungai. Ia sempat merasa pasrah, lalu memutuskan untuk melemaskan tubuh mengikuti arah air agar tidak terbentur bebatuan lebih parah. Selain itu, Luna mengakui bahwa prostetik yang menutupi bagian hidung membuatnya sangat kesulitan mengambil napas di dalam air.
"Yang paling susah adalah kalau di dalam air pake prostetik, karena hidungnya ketutup, itu susah banget napas. Jadi memang sangat menyiksa," ungkapnya.
Tim produksi terpaksa menghentikan syuting sementara saat melihat kondisi Luna, yang berhasil keluar dari arus sungai setelah beberapa detik. Ia membutuhkan waktu beberapa menit untuk pulih sebelum bisa melanjutkan proses syuting.
Proses Kolaboratif yang Berarti untuk Karya yang Layak
Meskipun harus melewati proses yang menyiksa, Luna menekankan bahwa pengalaman ini adalah bagian dari kerja kolektif. Ia menegaskan bahwa setiap pihak dalam tim produksi memiliki peran penting untuk menyukseskan karya film ini menjadi sesuatu yang layak ditonton oleh penonton Indonesia.
Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa yang diproduksi oleh Soraya Intercine Films ini menawarkan sudut pandang baru pada sosok legendaris Suzzanna, dengan fokus pada sisi manusia dari figur yang sudah dikenal luas melalui cerita horor selama dekade. Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026.