Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Lonjakan Penumpang MJT Capai 3 Juta: Transformasi Transportasi Bandung Raya Terbukti Sukses

Jabar · Oleh Rizky Maulana ·

Metro Jabar Trans lampaui target semester dengan 3 juta penumpang, meraih kepuasan 97,4%. Transformasi layanan MJT bukti nyata transportasi publik Bandung Raya semakin diandalkan masyarakat.

Lonjakan Penumpang MJT Capai 3 Juta: Transformasi Transportasi Bandung Raya Terbukti Sukses

Metro Jabar Trans mencatatkan pencapaian luar biasa dengan mengangkut 3.033.743 penumpang sepanjang Semester I 2026. Angka ini melampaui target semester sebesar 119,59 persen, menjadi bukti nyata keberhasilan transformasi layanan transportasi publik di kawasan Bandung Raya.

PT Jasa Sarana (Perseroda) resmi mengambil alih pengelolaan Bus Rapid Transit (BRT) Metro Jabar Trans melalui skema Buy the Service (BTS) pada 1 Januari 2025. stepsini, perusahaan melakukan perubahan fundamental, tidak sekadar rebranding identitas layanan, tetapi juga meningkatkan kualitas operasional, memperluas jaringan, serta memperkuat integrasi antarmoda.

"Metro Jabar Trans terus kami kembangkan menjadi transportasi publik yang aman, nyaman, terjangkau, dan terintegrasi. Tujuan akhirnya adalah menjadikan angkutan umum sebagai pilihan utama masyarakat Bandung Raya," jelas Plt Direktur PT Jasa Sarana, Uus Sundawan.

Enam Koridor Utama Menghubungkan Bandung Raya

Saat ini, Metro Jabar Trans mengoperasikan enam koridor utama yang menjangkau kawasan Cekungan Bandung:

Seluruh koridor telah didukung sistem pembayaran nontunai, termasuk layanan QRIS TAP, yang semakin memudahkan masyarakat dalam menggunakan transportasi publik.

Tren Pertumbuhan Penumpang Semakin Positif

Pertumbuhan pengguna terjadi hampir di seluruh koridor. Koridor Leuwipanjang–Dago mencatat peningkatan tertinggi, diikuti Koridor Leuwipanjang–Soreang dan Kota Baru Parahyangan–Alun-alun Bandung. Kondisi ini menunjukkan mobilitas masyarakat Bandung Raya terus meningkat seiring perbaikan kualitas layanan.

Capaian Semester I 2026 ini melanjutkan tren positif sepanjang 2025. Pada tahun sebelumnya, Metro Jabar Trans berhasil melayani 5.005.894 penumpang BRT dan 45.720 penumpang feeder, atau sekitar 127,5 persen lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain koridor utama, jaringan feeder yang beroperasi sejak Oktober 2025 juga menunjukkan pertumbuhan menggembirakan. Hingga Semester I 2026, layanan pengumpan tersebut telah digunakan 242.371 penumpang, menghubungkan masyarakat dari kawasan permukiman menuju koridor utama.

Inovasi Layanan untuk Kenyamanan Pengguna

PT Jasa Sarana terus melakukan berbagai peningkatan, di antaranya:

Perusahaan juga membangun halte baru di kawasan Institut Teknologi Bandung (ITB) Ganesha, memberikan tarif khusus pelajar dan mahasiswa, serta menyosialisasikan layanan ke sekolah dan perguruan tinggi.

Tingkat Kepuasan Pelanggan Capai 97,4 Persen

Keberhasilan transformasi tercermin dari survei kepuasan pelanggan. Survei Kepuasan Pelanggan Metro Jabar Trans Tahun 2026 yang melibatkan 3.284 responden menunjukkan:

Aspek kemudahan penggunaan, sistem pembayaran nontunai, dan tarif terjangkau menjadi tiga faktor dengan penilaian tertinggi dari pengguna.

Proyeksi 18 Koridor pada 2027

Ke depan, Metro Jabar Trans diproyeksikan menjadi tulang punggung transportasi publik Bandung Raya. Bersama pemerintah pusat dan daerah, PT Jasa Sarana tengah menyiapkan pengembangan jaringan menjadi 18 koridor pada 2027.

Pengembangan tersebut akan didukung pembangunan halte modern, jalur khusus BRT (dedicated lane), depo baru, hingga pengadaan armada ramah lingkungan sebagai bagian dari target Net Zero Emission 2060.

Sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah kabupaten/kota di Bandung Raya, serta Kementerian Perhubugan menjadi fondasi dalam membangun sistem transportasi massal yang modern dan terintegrasi. Targetnya, semakin banyak warga beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum demi mengurangi kemacetan dan meningkatkan kualitas lingkungan di Bandung Raya.