Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Ledakan Tabung Gas Picu Kebakaran 12 Rumah di Cianjur, 2 Warga Luka

Jabar · Oleh Salsa Maharani ·

Peristiwa kebakaran di Cianjur Jawa Barat Sabtu (28/3) diduga dipicu ledakan tabung gas, menghancurkan 12 rumah, melukai 2 warga, dan menimbulkan kerugian materiil Rp2,5 miliar.

Ledakan Tabung Gas Picu Kebakaran 12 Rumah di Cianjur, 2 Warga Luka

Sabtu (28/3) pagi, sebuah tragedi kebakaran melanda permukiman warga di Kampung Pasekon, RT 03/17 Desa dan Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Kejadian yang diduga dipicu ledakan tabung gas ini menyebabkan sekitar 12 bangunan rumah terbakar habis, dan meninggalkan dua warga dengan luka ringan.

Det Awal Kejadian di Permukiman Cianjur

Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.17 WIB, ketika kobaran api muncul dari salah satu rumah warga dan dengan cepat merembet ke bangunan sekitarnya. Warga setempat langsung panik, sebagian berusaha menyelamatkan diri dan barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan, sementara yang lain mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Meskipun upaya dilakukan, api terus berkobar dan menyebar ke lebih banyak rumah warga.

Respons Tim Pemadam Kebakaran dan Bantuan Masyarakat

Komandan Pos Pemadam Kebakaran Cipanas, Yanto Hermanto, mengkonfirmasi bahwa tim menerima laporan peristiwa ini segera setelah terjadi. Tim pemadam kebakaran yang didaftarkan ke lokasi terdiri dari 25 orang personel dan empat unit armada pemadam kebakaran, dengan tambahan bantuan personel dan peralatan dari pos damkar terdekat.

"Sumber api diduga berasal dari kebocoran gas di salah satu rumah hingga merembet ke bangunan yang berdekatan," kata Yanto kepada wartawan, Sabtu (28/3).

"Ada perbantuan personel dan armada dari pos damkar terdekat," tuturnya.

Butuh waktu sekitar empat jam bagi petugas pemadam kebakaran, dibantu oleh warga setempat, untuk sepenuhnya memadamkan api yang menyala.

Kondisi Korban dan Proses Evakuasi

Sebanyak 21 kepala keluarga dari permukiman yang terkena dampak telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Yanto memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, meskipun dua orang warga mengalami luka ringan akibat peristiwa tersebut.

Perkiraan Kerugian Materiil

Setelah selesai memadamkan api, tim penilai melakukan survei lokasi untuk menaksir kerugian materiil yang dialami. Yanto menyatakan bahwa perkiraan kerugian mencapai Rp2,5 miliar rupiah.

"Taksiran kerugian sekitar Rp2,5 miliar lebih," pungkasnya.

Pelajaran yang Dapat Diambil dari Tragedi Ini

Peristiwa kebakaran di Cianjur ini menjadi pengingat penting akan risiko kebakaran yang tinggi di permukiman padat penduduk, terutama yang menggunakan tabung gas sebagai sumber energi. Penyebab utama peristiwa ini adalah kebocoran tabung gas yang menyebabkan ledakan, yang kemudian menyebar dengan cepat ke bangunan sekitar karena jarak antar rumah yang berdekatan. Beberapa pelajaran yang dapat diambil dari tragedi ini antara lain: