Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Ledakan di Toko Bahan Bangunan Purwakarta: 1 Tewas, 6 Rumah Terdampak

Jabar · Oleh · · Diperbarui 25 Agustus 2026

Ledakan di toko bahan bangunan Purwakarta menewaskan satu pekerja bernama Ahmad Zaelani. Enam rumah dan satu masjid rusak akibat ledakan yang terasa hingga radius 4 km. Polisi masih menyelidiki penyebab ledakan.

Ledakan di Toko Bahan Bangunan Purwakarta: 1 Tewas, 6 Rumah Terdampak

Aksi Cepat Tanggap Polisi

Kepolisian Resort Purwakarta bersama Tim Gegana Brimob Inspektur Pengawasan Daerah Jawa Barat bergerak cepat menangani peristiwaledakan yang terjadi di sebuah toko bahan bangunan di Jalan Raya Wanayasa, Purwakarta. Satu orang pekerja

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan dahsyat terjadi di toko bahan bangunan pada Minggu petang. Guncangan akibat ledakan terasa hingga radius 4 kilometer dari titik kejadian, membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah.

Baca Juga: Kejari Purwakarta Tahan Tiga Tersangka Penyalagunaan Kredit Bank BUMN Senilai Rp 3,4 Miliar

Petugas olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan lubang sedalam 40 sentimeter yang diduga menjadi titik awal ledakan. Korban terpental hingga jarak 2 meter dari lubang tersebut, menunjukkan besarnya tekanan ledakan yang terjadi.

Identitas Korban Jiwa

Polisi telah mengevakuasi jasad korban bernama Ahmad Zaelani ke Rumah Sakit Bayu Asih Purwakarta untuk dilakukan visum. Berdasarkan informasi dari Kasat Reskrim Kepolisian Resort Purwakarta, Inspektur Satu I Made Purwantara, korban merupakan seorang pegawai material yang sedang bekerja di toko saat ledakan terjadi.

Baca Juga: Damkar Kuningan Evakuasi Ular Kobra 1 Meter dari Rumah Guru Ngaji

"Korban terpental saat terjadi ledakan hingga 2 meter dari titik lubang berdiameter 40 sentimeter yang diduga menjadi titik ledakan," jelas AKP I Made Purwantara.

Dampak Kerusakan

Peristiwa ini tidak hanya merenggut nyawa satu orang, tetapi juga menimbulkan kerusakan yang cukup luas:

Proses Penyelidikan

Tim Gegana Brimob Inspektur Pengawasan Daerah Jawa Barat bersama Kepolisian Resort Purwakarta masih melakukan proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan. Hingga saat ini, jenis dan sumber ledakan belum bisa dipastifikasi.

"Belum bisa memastikan jenis ledakan dan penyebab ledakannya karena harus menunggu hasil uji dari tim Gegana Brimob pasca olah TKP," terang AKP I Made Purwantara.

Sejauh ini, polisi telah mengamankan beberapa barang bukti berupa serpihan plastik dan kain dari lokasi ledakan. Seluruh bukti tersebut akan menjalani uji laboratorium untuk menentukan jenis bahan peledak atau senyawa kimia yang memicu ledakan.

Langkah Selanjutnya

Pihak kepolisian masih menunggu hasil kajian lengkap dari Tim Gegana Inspektur Pengawasan Daerah Jawa Barat sebelum menyimpulkan penyebab ledakan. Masyarakat di sekitar lokasi kini diminta tetap tenang dan memberi kesempatan investigators melakukan tugasnya.

Tidak descarting kemungkinan ledakan disebabkan oleh bahan kimia yang tersimpan di toko bahan bangunan, namun hal tersebut masih memerlukan pembuktian melalui serangkaian uji forensik.