Lapas Cianjur Gelar Kegiatan Tadarus Ramadhan Meski Terlampau Kapasitas
Lapas Kelas IIB Cianjur gelar kegiatan tadarus Ramadhan bagi warga binaan sebagai upaya pembinaan keimanan, meskipun institusi ini terlampau kapasitas.

Latar Belakang Kegiatan
Lapas Kelas IIB Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggelar serangkaian kegiatan keagamaan selama bulan Ramadhan, dengan fokus utama pada tadarus sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan warga binaan. Kegiatan ini berlangsung sebagai bagian dari program pembinaan berkelanjutan, meskipun institusi ini saat ini menghadapi kondisi terlampau kapasitas.
Detail Kegiatan Keagamaan Ramadhan
Menurut Kepala Seksi Administrasi Kamtib Lapas Kelas II B Cianjur, Bekti Utomo, seluruh kegiatan keagamaan selama Ramadhan wajib diikuti oleh warga binaan yang beragama Islam. Kegiatan yang diselenggarakan meliputi:
- Pengajian kelas pesantren
- Istighatsah
- Tadarusan secara bergantian per kamar
Tadarus dilaksanakan setiap hari di masjid di dalam kompleks Lapas, pada sesi siang hari. Setelah selesai kegiatan tadarus, warga binaan kembali menjalankan aktivitas rutin, termasuk istirahat dan persiapan untuk berbuka puasa serta shalat tarawih.
Pendampingan Pembelajaran Tajwid
Selama kegiatan tadarus, warga binaan mendapatkan pendampingan khusus untuk memperbaiki tajwid saat membaca Al-Quran. Hal ini menjadi bagian dari proses pembelajaran berkelanjutan yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan membaca Al-Quran dengan benar dan sesuai aturan.
Jadwal Kunjungan Selama Bulan Puasa
Bekti Utomo menambahkan bahwa jadwal kunjungan keluarga warga binaan tidak mengalami perubahan selama bulan puasa, tetap dilaksanakan pada hari Senin hingga Kamis. Namun, ada penyesuaian dalam pengiriman titipan: makanan dan barang lainnya akan diberikan kepada warga binaan setelah melalui proses pemeriksaan ketat oleh petugas, dan akan diserahkan tepat sebelum waktu berbuka puasa.
Kondisi Kapasitas Lapas Cianjur
Saat ini, Lapas Kelas IIB Cianjur mengalami kondisi terlampau kapasitas signifikan. Kapasitas normal institusi ini adalah 355 orang, namun jumlah warga binaan saat ini mencapai 810 orang yang tersebar di empat blok:
- Blok A1: 12 kamar
- Blok A2: 12 kamar
- Blok B: 9 kamar
- Blok C: 13 kamar
Meskipun menghadapi keterbatasan kapasitas, pihak Lapas tetap berkomitmen untuk memberikan pembinaan maksimal kepada warga binaan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memindahkan sejumlah warga binaan ke lembaga pemasyarakatan lain untuk mengurangi beban dan memastikan setiap warga binaan mendapatkan layanan yang optimal.
Manfaat Kegiatan Selama Ramadhan
Kegiatan tadarus dan serangkaian program keagamaan lainnya selama Ramadhan di Lapas Cianjur diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi warga binaan, baik dari segi peningkatan keimanan maupun keterampilan membaca Al-Quran. Meskipun menghadapi tantangan dalam hal kapasitas, pihak institusi tetap berusaha untuk memenuhi kebutuhan pembinaan warga binaan selama bulan suci ini.