Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Langkah Nyata Wagub Banten: Donasi Pribadi Rp 10 Juta Awali Pembangunan Museum Media Siber Indonesia

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani · · Diperbarui 2 Maret 2026

Peletakan batu pertama Museum Media Siber Indonesia di Karundang, Serang, Banten, didukung dengan sumbangan pribadi Rp10 juta dari Wagub Dimyati Natakusumah sebagai bagian dari perayaan Hari Pers Nasional 2026, yang bertujuan meningkatkan literasi digital dan mendukung pers nasional.

Langkah Nyata Wagub Banten: Donasi Pribadi Rp 10 Juta Awali Pembangunan Museum Media Siber Indonesia

Awal Pembangunan Museum Media Siber Pertama di Indonesia di Serang Banten

Acara peletakan batu pertama Museum Media Siber Indonesia di lokasi Karundang, Kota Serang, menjadi momen penting dalam rangkaian perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dipusatkan di Banten. Inisiatif yang diusung oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Banten ini mendapat dukungan nyata dari pemerintah daerah, salah satunya berupa sumbangan pribadi senilai Rp10 juta dari Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah.

Dukungan Pribadi Wagub Dimyati: Simbol Kepekaan Terhadap Pers dan Literasi Digital

Dalam sambutannya pada acara tersebut, Wagub Dimyati menyampaikan pesan dengan gaya humoris namun lugas tentang pentingnya sikap "berbagi" bagi para pemangku kebijakan.

"Kalau pengacara rumusnya kali-kalian, kalau pengusaha tambah-kurang, maka kalau pejabat itu harus pintar bagi-bagian (berbagi). Ini saya bantu awal Rp10 juta untuk pembangunan museum ini. Saya ingin menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan peduli terhadap niat baik kawan-kawan SMSI dalam mendirikan museum siber pertama di Indonesia ini," ujar Dimyati Natakusumah.

Bantuan pribadi ini tidak hanya memiliki nilai nominal, tapi juga menjadi simbol dukungan moral yang luar biasa bagi para penggerak SMSI Banten. Menurut Ketua SMSI Banten, Lesman Bangun, sumbangan ini adalah energi pertama yang masuk untuk pembangunan gedung berlantai dua yang akan berfungsi sebagai museum sekaligus Balai Wartawan.

Responsifnya Pemprov Banten terhadap Inisiatif SMSI

Lesman Bangun menekankan bahwa kecepatan respons dari duet kepemimpinan Banten—mulai dari fasilitasi lahan di Karundang hingga pemberian dukungan dana pribadi—menunjukkan bahwa pemerintah daerah sangat menghargai peran strategis pers nasional. "Kami keluarga besar SMSI Banten sangat berterima kasih kepada Bapak Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah. Beliau adalah tokoh yang sangat responsif. Bantuan Rp10 juta ini bukan hanya soal nominalnya, tapi soal simbol dukungan moral yang luar biasa bagi kami. Ini adalah bantuan pertama yang masuk untuk pembangunan Museum Media Siber Indonesia, dan kami akan menjaga amanah ini sebaik-baiknya," tegas Lesman.

Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus dan jajaran Dewan Pers turut menjadi saksi dimulainya pembangunan infrastruktur yang diharapkan menjadi pusat literasi digital nasional.

Tujuan Museum Media Siber Indonesia: Pusat Literasi Digital dan Dokumentasi Sejarah Pers

Museum Media Siber Indonesia memiliki tujuan ganda:

Harapan untuk Dukungan Lebih Lanjut dari APBD Banten

Wagub Dimyati juga mendorong agar SMSI segera menindaklanjuti rencana pembangunan ini melalui jalur formal agar mendapatkan dukungan yang lebih masif dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Banten di masa mendatang. Langkah ini diperlukan untuk memastikan bahwa museum dapat selesai dibangun sesuai rencana dan beroperasi secara optimal.

Lesman Bangun menambahkan bahwa dengan dukungan yang berkelanjutan dari pemerintah dan pihak lain, Museum Media Siber Indonesia dapat menjadi contoh terbaik bagi daerah lain dalam mendukung pers nasional dan meningkatkan literasi digital masyarakat.

Penutup: Momen Penting untuk Pers dan Literasi Digital di Banten

Peletakan batu pertama Museum Media Siber Indonesia bukan hanya sekadar acara pembangunan infrastruktur, tapi juga merupakan bukti komitmen Pemprov Banten terhadap perkembangan pers dan literasi digital di daerah ini. Sebagai bagian dari perayaan HPN 2026, acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang peran penting pers dalam kehidupan demokrasi dan pentingnya literasi digital di era modern.