Kuningan Job Fair 2026 Sediakan 5.000 Lowongan dari 40 Perusahaan
Kuningan Job Fair 2026 gelar 5.000 lowongan dari 40 perusahaan. Ada pula pelatihan 1.200 orang dan rencana investasi Korsel Rp1,3 triliun yang diproyeksikan serap 10.000 tenaga kerja.

Gelombang Oportunitas Kerja di Kabupaten Kuningan
Dunia kerja di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, bakal merasakan angin segar pada 2026. Pemerintah daerah setempat memastikan kesiapan membuka puluhan ribu kesempatan kerja baru bagi masyarakat, baik melalui bursa kerja konvensional maupun melalui masuknya investasi baru.
Langkah konkret terlihat lewat ajang Kuningan Job Fair 2026 yang diselenggarakan di Gedung Olahraga Ewangga. Acara ini menghadirkan sekitar 5.000 lowongan kerja daritotal 40 perusahaan yang berasal dari berbagai wilayah.
Baca Juga: Kejari Purwakarta Tahan Tiga Tersangka Penyalagunaan Kredit Bank BUMN Senilai Rp 3,4 Miliar
"Bursa kerja yang gelar ini libatkan perusahaan asal Kuningan, Brebes, Cirebon, Majalengka, hingga wilayah Jabodetabek," terang Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar.
Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Dian menyatakan kegiatan job fair tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mempercepat penyerapan tenaga kerja sekaligus menekan angka pengangguran terbuka di wilayahnya.
Baca Juga: Damkar Kuningan Evakuasi Ular Kobra 1 Meter dari Rumah Guru Ngaji
Pihaknya ingin memberikan ruang dan kesempatan seluas-luasnya bagi para pencari kerja untuk bertemu langsung dengan representatives perusahaan. Langkah ini dinilai efektif karena memungkinkan komunikasi dua arah yang tidak bisa diperoleh melalui lamaran tertulis biasa.
"Kondisi ketenagakerjaan di Kuningan mulai menunjukkan perkembangan positif. Hal ini harus dijaga melalui kolaborasi antara pemerintah dan kalangan dunia usaha agar kesempatan kerja terus bertambah," jelas Dian.
Untuk itu, pemerintah daerah menargetkan pelaksanaan job fair tidak hanya berlangsung sekali dalam setahun. Frekuensi yang lebih sering diharapkan memberi peluang lebih besar bagi masyarakat kuningan untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai.
Pelatihan dan Beasiswa untuk Siap Kerja
Selain mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kuningan juga menyediakan layanan pendukung.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kuningan Toto Toharudin menyebutkan bahwa job fair tahun ini juga menghadirkan:
- Konsultasi karir untuk menemani pencarian kerja
- Informasi penempatan kerja ke luar negeri
- Program pemagangan sebagai jembatan pengalaman kerja
Tidak berhenti di situ, Disnakertrans juga menyiapkan pelatihan berbasis kompetensi bagi 1.200 peserta melalui 70 paket pelatihan. Fifty orang di antaranya bahkan mendapat kesempatan beasiswa untuk persiapan bekerja secara legal di Jepang.
Investasi Rp1,3 Triliun dari Korsel
Pemerintah daerah juga tengah mendorong masuknya investasi baru yang diproyeksikan menciptakan lapangan pekerjaan dalam jumlah besar.
Terdapat rencana investasi dari perusahaan asal Korea Selatan senilai sekitar Rp1,3 triliun, yang akan direalisasikan setelah penetapan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Dian memperkirakan investasi tersebut mampu menyerap hingga 10.000 tenaga kerja, sehingga memberi dampak signifikan terhadap penurunan angka pengangguran di Kabupaten Kuningan.
"Lapangan pekerjaan mulai terbuka dan berbagai program terus kita dorong agar angka pengangguran semakin turun," tegas Dian.
Membangun Semangat Kewirausahaan
Di sisi lain, bupati juga mengajak generasi muda untuk tidak sekadar menjadi pencari kerja. Ia mendorong mereka membangun usaha sendiri melalui berbagai pelatihan yang telah disiapkan pemerintah.
Pesan ini menekankan bahwa selain membuka akses kerja, pemerintah juga ingin membekali masyarakat dengan kemampuan untuk menciptakan pekerjaan sendiri.
Dengan kombinasi strategi job fair, pelatihan kompetensi, beasiswa luar negeri, dan potensi investasi asing, Kuningan menunjukkan komitmen nyata dalam membuka lebar kesempatan kerja bagi warganya.