Kota Bandung Siaga Antisipasi Macet Akhir Pekan Ini Karena Tiga Event Bersamaan
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengumumkan antisipasi kemacetan akhir pekan ini akibat tiga event besar sekaligus plus libur panjang Wafat Isa Almasih, dengan langkah pengamanan dan peningkatan pengolahan sampah.

Akhir pekan ini (16-17 Mei 2026), Kota Bandung akan memasang langkah antisipasi ketat menghadapi kemacetan massal. Hal itu diungkapkan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, yang menyatakan keramaian akan dipicu oleh tiga event besar sekaligus plus libur panjang Wafat Isa Almasih yang jatuh pada 14-15 Mei 2026.
Tiga Event Besar yang Akan Menarik Ribuan Warga
Pertama, puncak acara Kirab Budaya Tatar Sunda dan Peuting Munggaran Milangkala Tatar Sunda yang akan digelar selama dua hari di Gedung Sate. Farhan menyebut bahwa acara ini merupakan puncak dari rangkaian Milangkala Tatar Sunda yang telah diadakan di 27 kota/kabupaten sebelumnya.
"Kami mulai dengan sebuah gebrakan yang luar biasa yaitu Kota Bandung menjadi puncak dari Milangkala Tatar Sunda, ini sudah ada di 27 kota kabupaten, terakhir di Kota Bandung. Tentu kami akan memastikan bahwa ini akan berjalan dengan sukses, aman, dan memberikan sebuah kesan yang sangat mendalam kepada warga Kota Bandung, itu dua hari loh, tanggal 16 dan 17 (Mei)," kata Farhan, Kamis (14/5/2026).
Kedua, event lari Bandung 10K yang akan diadakan pada Minggu (17/5). Acara ini dimulai dari Kantor Pusat Bank Bjb di Jalan Naripan dan berakhir di Balai Kota Bandung di Jalan Wastukencana. Acara ini merupakan seri pertama dari rangkaian Bandung 10K yang akan dilanjutkan di Tangerang, Surabaya, dan Semarang.
"Pada saat bersamaan tanggal 17 juga ada dua event olahraga besar, paginya seri pertama dari Bandung 10K, itu akan berlangsung di Bandung, dan nanti berlanjut di Tangerang, Surabaya, baru terakhir nanti Semarang," ujarnya.
Ketiga, konvoi suporter Bobotoh pascapertandingan PSM Makassar vs Persib Bandung di Stadion BJ Habibie Parepare. Persib akan mengunci gelar juara jika memenangkan pertandingan tersebut, dan Farhan memastikan bahwa Pemkot akan menurunkan personel gabungan untuk menjaga ketertiban saat konvoi tumpah ruah di berbagai ruas jalan Kota Bandung pada Sabtu malam.
"Antisipasi konvoi pasca Persib vs PSM. Pokoknya 16 - 17 (Mei) Bandung akan ceria, mengawali libur panjang kita," tuturnya.
Prediksi Keramaian Wisatawan
Farhan memprediksi bahwa ratusan ribu wisatawan akan memadati destinasi wisata populer seperti kawasan Braga, Asia Afrika, dan Dago. Dia menyatakan bahwa lonjakan pengunjung ke Bandung dipicu oleh kenaikan harga tiket pesawat, yang membuat banyak orang membatalkan liburan ke Bali atau luar negeri dan memilih berlibur ke Kota Bandung sebagai alternatif.
"Saya sudah mendeteksi, bahwa dengan naiknya harga tiket pesawat, maka banyak orang yang tadinya mau liburan ke Bali atau bahkan ke luar negeri membatalkan liburannya, dan rata-rata liburan ke Kota Bandung. Jadi padatnya luar biasa," ungkapnya.
Antisipasi Masalah Sampah
Selain kemacetan, Farhan juga mengungkapkan bahwa Pemkot akan mengantisipasi lonjakan sampah selama libur panjang ini. Dia menyatakan bahwa jadwal pengangkutan sampah di Bandung hanya dilakukan hingga Kamis, sehingga pada Jumat, Sabtu, dan Minggu akan dilakukan pengolahan total sampah.
"Jumat, Sabtu, Minggu kami harus melakukan pengolahan total. Nah, kapasitas pengolahan total ini lagi kami tambah. Supaya kami bisa melepaskan diri dari tekanan backlog pengangkutan sampah di hari Jumat, Sabtu, Minggu," kata dia.
Saran untuk Pengendara dan Wisatawan
Untuk menghindari kemacetan dan menikmati libur panjang dengan nyaman, warga dan wisatawan disarankan untuk:
- Menggunakan transportasi umum untuk menghindari kemacetan di ruas jalan utama
- Menghindari perjalanan ke kawasan rawan macet seperti Gedung Sate, Jalan Naripan, dan Wastukencana pada jam sibuk
- Memilih waktu perjalanan pada pagi atau malam hari jika memungkinkan
- Membuang sampah pada tempatnya untuk membantu menjaga kebersihan kota selama libur panjang
Dengan langkah antisipasi yang matang, diharapkan ketiga event dapat berjalan lancar tanpa gangguan besar, dan wisatawan serta warga Kota Bandung dapat menikmati libur panjang dengan aman dan menyenangkan.