Korlantas Polri Andalkan Teknologi ETLE untuk Wujudkan Zero ODOL 2027
Korlantas Polri menegaskan komitmen wujudkan Zero ODOL 2027 lewat digitalisasi ETLE dan kolaborasi lintas sektoral untuk penegakan hukum lalu lintas.

Komitmen Menuju Transformasi Logistik Berkeselamatan
Korlantas Polri menegaskan komitmen penuh untuk mendukung program nasional Indonesia Zero Over Dimension dan Overload (ODOL) 2027. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kombinasi digitalisasi penegakan hukum dan kolaborasi lintas sektoral, guna menciptakan sistem transportasi logistik yang lebih aman dan tertib.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menyatakan bahwa fokus saat ini telah bergeser dari perdebatan dampak buruk truk obesitas ke tindakan nyata di lapangan.
"Sekarang fokus utama kita adalah action—mewujudkan transformasi logistik yang aman, tertib, dan berkeselamatan menuju target Zero ODOL 2027," tegas Irjen Pol. Agus Suryonugroho.
Digitalisasi Penegakan Hukum dengan ETLE dan WIM
Untuk menutup celah pungutan liar dan meminimalisir pelanggaran beban dan dimensi kendaraan berlebih, Korlantas mengandalkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang terintegrasi dengan teknologi Weigh-in-Motion (WIM). Teknologi ini memungkinkan deteksi pelanggaran secara real-time tanpa menghentikan kendaraan, dengan fitur utama:
- ETLE Statis & Mobile: Memantau pelanggaran marka jalan, kecepatan, dan dimensi truk yang melebihi batas
- Sensor WIM: Timbangan digital di jalan tol dan arteri utama untuk mencatat bobot kendaraan secara otomatis
- Sanksi Elektronik: Surat konfirmasi pelanggaran dikirim otomatis langsung ke alamat pemilik atau perusahaan logistik
Sinergi Lintas Sektoral untuk Target Tercapai
Kakorlantas juga menekankan bahwa target Zero ODOL 2027 tidak dapat dicapai sendirian. Oleh karena itu, Korlantas menjalin sinergi makro dengan berbagai pihak:
- Korlantas Polri sebagai pelaksana penegakan hukum
- Kementerian Perhubungan yang bertanggung jawab atas uji KIR dan jembatan timbang
- Kementerian PUPR untuk pengembangan infrastruktur jalan dan pemasangan sensor WIM
- Asosiasi logistik untuk menciptakan ekosistem transportasi yang sehat dan aman
Program Zero ODOL 2027 diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan jalan raya akibat truk berlebih beban, memperpanjang umur infrastruktur jalan, dan menciptakan rantai pasok yang lebih efisien. Implementasi teknologi ETLE dan WIM diharapkan dapat meningkatkan akurasi penegakan hukum serta mengurangi intervensi manusia yang rentan terhadap penyalahgunaan.