Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Koordinasi Lintas Lembaga Usut Kasus Investasi Ilegal MBA Pangandaran

Jabar · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

Ribuan korban investasi ilegal aplikasi MBA di Pangandaran ditangani Polres dan Polda Jabar. Satgas PASTI imbau masyarakat cek legalitas sebelum investasi.

Koordinasi Lintas Lembaga Usut Kasus Investasi Ilegal MBA Pangandaran

Polres Pangandaran Kumpulkan Ribuan Laporan Korban Investasi Aplikasi MBA

Kepolisian Resor Pangandaran terus mengupayakan pendalaman kasus dugaan penipuan investasi berbasis aplikasi MBA yang telah merugikan ribuan masyarakat di wilayah Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya. Kasus ini menyoroti urgensi koordinasi lintas lembaga dalam menangani kejahatan ekonomi digital.

Berdasarkan data yang dikumpulkan pihak kepolisian, korban tidak hanya berasal dari Pangandaran, melainkan juga mencakup warga Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya, hingga Jakarta. Hal ini menunjukkan cakupan geografis yang luas dari operasi aplikasi investasi tersebut.

Proses Hukum dan Koordinasi dengan Polda Jawa Barat

Kepala Seksi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana menjelaskan bahwa pihaknya saat ini fokus pada pengumpulan data dan klasifikasi kerugian korban sebagai langkah awal penanganan perkara.

"Kepolisian masih terus melakukan pengumpulan data dan pendalaman untuk menentukan langkah hukum selanjutnya."

Dalam penanganan kasus ini, Polres Pangandaran telah menjalin koordinasi intensif dengan Subdirektorat 2 Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat, khususnya melalui Unit Financial Monitoring and Development (Fismondev).

Koordinasi ini mencakup:

Kendala Penarikan Dana Jadi Keluhan Utama

Salah satu permasalahan utama yang dihadapi korban adalah ketidakmampuan melakukan penarikan dana dari aplikasi MBA. Polda Jawa Barat berencana meminta keterangan langsung dari pengguna aplikasi di wilayah Pangandaran untuk mendalami aspek teknis kendala tersebut.

Modus operandi semacam ini umumnya menjadi ciri khas investasi bodong, di mana pada tahap awal memberikan kemudahan akses dan keuntungan, namun pada tahap selanjutnya mempersulit atau bahkan memblokir akses penarikan dana nasabah.

Peringatan dan Imbauan dari Aparat Penegak Hukum

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi berbasis aplikasi dan memastikan legalitas sebelum bergabung.

Langkah preventif yang disarankan meliputi:

Satgas PASTI Jawa Barat: Waspada Investasi Ilegal

Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Daerah Jawa Barat melalui Otoritas Jasa Keuangan telah mengeluarkan peringatan khusus kepada masyarakat, termasuk di wilayah Pangandaran.

Satgas PASTI mengingatkan beberapa poin krusial:

Langkah Klarifikasi dan Pencegahan Dampak Lebih Luas

Satgas PASTI telah melakukan pemanggilan terhadap pihak terkait untuk klarifikasi legalitas. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk mencegah meluasnya dampak kerugian masyarakat.

"Klarifikasi dilakukan untuk mencegah dampak kerugian masyarakat yang timbul akibat penawaran investasi tersebut."

Analisis: Pola Investasi Ilegal di Era Digital

Kasus aplikasi MBA menjadi contoh nyata bagaimana kejahatan ekonomi digital berkembang dengan memanfaatkan literasi keuangan masyarakat yang masih rendah. Modus penipuan investasi online umumnya memiliki pola serupa:

  1. Menawarkan keuntungan tinggi dengan risiko rendah
  2. Menggunakan aplikasi atau platform digital yang terlihat profesional
  3. Memberikan keuntungan di awal untuk membangun kepercayaan
  4. Memblokir penarikan dana setelah modal terkumpul besar
  5. Meniadakan kontak dan menghilang dengan dana nasabah

Pentingnya Literasi Keuangan Digital

Kejadian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan digital bagi masyarakat, terutama dalam mengenali tanda-tanda investasi bodong. Edukasi menjadi kunci utama dalam pencegahan, mengingat modus penipuan terus berkembang seiring kemajuan teknologi.

Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan cek dan ricek sebelum menginvestasikan dana, termasuk memverifikasi keberadaan kantor fisik perusahaan, nomor izin usaha, dan track record pengelola investasi.

Langkah Selanjutnya dalam Penanganan Kasus

Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan pendalaman hingga diperoleh gambaran utuh mengenai aliran dana dan pelaku di balik aplikasi MBA. Koordinasi antar-lembaga menjadi kunci keberhasilan dalam mengungkap kasus kejahatan ekonomi lintas wilayah semacam ini.

Bagi masyarakat yang merasa menjadi korban, disarankan untuk segera melaporkan ke kantor polisi terdekat dengan membawa bukti-bukti transaksi untuk memperkuat proses hukum.