Komitmen Lucky Hakim Dampingi Anak Korban Kecelakaan Pantura Indramayu Lewat Jalur Adopsi
Lucky Hakim siap adopsi anak korban kecelakaan maut Pantura Indramayu. Ia tinjau korban selamat dan desak evaluasi keselamatan transportasi di wilayahnya.

Tragedi kecelakaan maut di Jalur Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, menyisakan duka yang mendalam bagi seluruh masyarakat. Tabrakan beruntun yang melibatkan mobil pikap berisi rombongan pengantin dan dua truk ini merenggut 12 nyawa dan menorehkan luka bagi banyak keluarga di daerah tersebut.
Komitmen Kemanusiaan Bupati Lucky Hakim
Di tengah proses duka yang belum juga mereda, Bupati Indramayu Lucky Hakim mengambil langkah luar biasa. Ia menyatakan kesiapan dirinya untuk menjadi orangtua angkat bagi anak-anak yang kehilangan orangtuanya dalam tragedi tersebut, terutama bagi korban yang berstatus single parent.
Baca Juga: Kejari Purwakarta Tahan Tiga Tersangka Penyalagunaan Kredit Bank BUMN Senilai Rp 3,4 Miliar
"Untuk anak-anak yang ditinggal meninggal oleh orangtuanya dalam kejadian ini, saya dengan sepenuh hati berkenan menjadi orangtua angkat dan siap menempuh proses adopsi secara formal apabila pihak wali mereka merestui," tegas Lucky Hakim dalam keterangan resmi, pertengahan Juli 2026.
Langkah ini mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan. Gubernur Jawa Barat bahkan menyebut inisiatif tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral pejabat publik terhadap masyarakat yang menjadi tanggung jawabnya.
Perawatan dan Pendampingan Korban Selamat
Lucky Hakim telah mengunjungi langsung dua anak balita yang selamat dan kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen memberikan jaminan perawatan medis serta pendampingan psikologis secara penuh untuk membantu memulihkan trauma para korban selamat.
Baca Juga: Damkar Kuningan Evakuasi Ular Kobra 1 Meter dari Rumah Guru Ngaji
Selain dukungan moril, Bupati juga menyerahkan santunan kematian kepada keluarga korban saat mengunjungi rumah duka.
"Seindah apa pun kata-kata yang saya sampaikan, tetap tidak akan mampu menandingi rasa sedih keluarga. Santunan ini adalah simbol berbagi rasa duka yang mendalam," jelas Lucky.
Desakan Evaluasi Keselamatan Transportasi
Merespons tragedi ini, Lucky Hakim mendesak instansi terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan transportasi di wilayah Indramayu. Salah satu sorotan utama adalah maraknya penggunaan mobil terbuka seperti pikap yang sering digunakan untuk mengangkut penumpang.
Penggunaan kendaraan jenis ini dinilai sangat berisiko tinggi, terutama pada jalur padat seperti Pantura yang menjadi akses utama distribusi logistik dan pergerakan masyarakat. Perlu ada regulasi lebih ketat serta penertiban serius terhadap penggunaan kendaraan untuk mengangkut penumpang.
Proses Hukum dan Investigasi Masih Berlangsung
Saat ini, pihak kepolisian bersama Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polícia Daerah Jawa Barat masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan mendalam. Tujuannya adalah mengungkap penyebab pasti tabrakan beruntun yang menelan banyak korban jiwa tersebut.
Hasil investigasi ini diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan pencegahan ke depannya, agar tragedi serupa tidak terulang di jalan-jalan Pantura.
Pelajaran dari Tragedi Lohbener
Kecelakaan di Pantura Indramayu ini menjadi pengingat penting bagi seluruh stakeholder transportasi di Jawa Barat. Diperlukan:
- Penegakan regulasi kendaraan untuk penumpang secara ketat
- Peningkatan infrastruktur dan marka jalan di titik rawan
- Sosialisasi keselamatan berlalu lintas secara masif
- Respons cepat dan komprehensif terhadap kecelakaan serius
Duka mungkin akan perlahan memudar, namun tanggung jawab untuk mencegah terulangnya kejadian serupa harus terus diemban bersama.