Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Komisi V DPRD Jabar Dorong Komunikasi Digital untuk Tuntaskan Masalah

Jabar · Oleh Nayla Putri ·

Anggota Komisi V DPRD Jabar Yomanius Untung mendorong penguatan komunikasi, terutama melalui media sosial, untuk mengentaskan masalah daerah dengan menyerap aspirasi masyarakat lebih efektif.

Komisi V DPRD Jabar Dorong Komunikasi Digital untuk Tuntaskan Masalah

Latar Belakang Seruan Penguatan Komunikasi

Sumedang - Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Yomanius Untung, menyampaikan seruan untuk penguatan komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat sebagai langkah strategis dalam mengentaskan berbagai persoalan di daerah. Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan resmi yang diterima di Sumedang pada Minggu.

Menurut Untung, upaya penguatan komunikasi perlu dilakukan mengingat masih banyak kendala di lapangan yang muncul akibat kurang optimalnya alur komunikasi antar pihak. Ia menegaskan bahwa lemahnya komunikasi kerap menjadi akar permasalahan lambatnya penyelesaian berbagai masalah yang dihadapi masyarakat di daerah.

Mengapa Komunikasi yang Efektif Penting?

Salah satu titik fokus yang disoroti Untung adalah pentingnya komunikasi dua arah yang terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa banyak persoalan di lapangan muncul karena aspirasi, keluhan, atau informasi penting tidak terserap dengan baik oleh pihak terkait.

"Sejumlah persoalan di lapangan seringkali berawal dari komunikasi yang belum berjalan efektif. Karena itu perlu ada penguatan, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital," ujar Untung.

Dengan komunikasi yang efektif, masyarakat dapat lebih mudah menyampaikan aspirasi dan keluhan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing. Di sisi lain, wakil rakyat juga dapat lebih cepat menyampaikan program dan kebijakan pemerintah kepada masyarakat, serta menerima umpan balik langsung untuk menyesuaikan langkah yang diambil.

Peran Media Sosial sebagai Sarana Komunikasi Modern

Untung menekankan bahwa pemanfaatan teknologi digital, khususnya media sosial, dapat menjadi sarana yang efektif untuk menjembatani kesenjangan komunikasi. Media sosial menawarkan akses yang lebih luas dan cepat, sehingga masyarakat tidak perlu melalui saluran formal yang rumit untuk menyampaikan aspirasi mereka.

"Media sosial memungkinkan komunikasi dua arah yang lebih cepat, sehingga aspirasi masyarakat bisa segera ditindaklanjuti," jelasnya.

Dengan memanfaatkan platform media sosial, wakil rakyat dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk mereka yang berada di daerah terpencil. Hal ini juga memungkinkan masyarakat untuk memberikan umpan balik secara real-time, sehingga kebijakan yang diambil dapat disesuaikan dengan kebutuhan aktual masyarakat.

Tujuan Akhir dari Penguatan Komunikasi

Menurut Untung, tujuan utama dari penguatan komunikasi adalah agar berbagai aspirasi masyarakat dapat terserap dengan baik dan menjadi bahan dalam perumusan kebijakan serta peningkatan kinerja pemerintahan di daerah. Dengan adanya komunikasi yang lebih responsif, pemerintah daerah dapat mengambil langkah yang lebih tepat sasaran dalam mengentaskan masalah di daerah.

Ia berharap bahwa upaya penguatan komunikasi ini dapat diimplementasikan secara konsisten, sehingga tercipta hubungan yang lebih baik antara wakil rakyat, pemerintah, dan masyarakat. Dengan demikian, penyelesaian masalah di daerah dapat berjalan lebih cepat dan efisien, serta kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.