Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Ketahanan Pangan Sumedang Diperkuat: Petani Ujungjaya Terima Rp12,5 Miliar

Jabar · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

Sumedang mengucurkan Rp12,5 miliar untuk sektor pertanian Ujungjaya, meliputi alsintan, bibit unggul, dan perbaikan irigasi. Langkah ini untuk perkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, didukung investasi Rp64 miliar untuk irigasi.

Ketahanan Pangan Sumedang Diperkuat: Petani Ujungjaya Terima Rp12,5 Miliar

Sumedang Perkuat Ketahanan Pangan dengan Investasi Rp12,5 Miliar di Sektor Pertanian Ujungjaya

SUMEDANG, JAWA BARAT – Pemerintah Kabupaten Sumedang menunjukkan komitmen kuatnya dalam memperkokoh fondasi ketahanan pangan. Melalui sebuah inisiatif ambisius, pemerintah daerah menyalurkan bantuan signifikan senilai Rp12,5 miliar kepada para petani di Kecamatan Ujungjaya, Sumedang. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga untuk mengangkat kesejahteraan para pelaku utama di sektor vital ini.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, dalam kunjungan kerjanya ke Ujungjaya, Rabu, menegaskan bahwa investasi ini merupakan bagian integral dari strategi jangka panjang daerah untuk menciptakan sektor pertanian yang maju, efisien, dan berkelanjutan. Bantuan yang disalurkan mencakup spektrum luas, mulai dari alat dan mesin pertanian (alsintan) canggih, peningkatan sarana irigasi, hingga penyediaan bibit dan benih unggul.

Modernisasi Sektor Pertanian Melalui Implementasi Teknologi

Alokasi dana sebesar Rp12,5 miliar tersebut diterjemahkan dalam berbagai bentuk aset produktif yang krusial bagi peningkatan efisiensi pertanian:

Alsintan canggih ini telah diserahkan langsung kepada beberapa kelompok tani, termasuk Kelompok Tani Sri Mekar Jaya dan Kelompok Tani Mulyasari. Harapan besar disematkan pada bantuan ini untuk mempermudah seluruh siklus pertanian, dari pengolahan tanah hingga fase panen, sehingga berdampak langsung pada peningkatan produktivitas.

Peningkatan Kualitas dan Diversifikasi Produk Pertanian

Selain mekanisasi, pemerintah daerah juga memfokuskan perhatian pada penyediaan material tanam berkualitas:

Revitalisasi Infrastruktur Irigasi untuk Produktivitas Berkelanjutan

Pemerintah daerah juga tidak abai terhadap pentingnya infrastruktur pendukung. Dony Ahmad Munir menambahkan bahwa perbaikan irigasi besar-besaran sedang gencar dilakukan, termasuk pembangunan jaringan irigasi baru dengan total investasi mencapai Rp64 miliar. Proyek vital ini diharapkan akan menjadi katalisator bagi peningkatan produktivitas panen, terutama pada musim tanam kedua dan ketiga, memastikan pasokan air yang memadai dan terdistribusi merata ke lahan-lahan pertanian.

"Ini ikhtiar bersama agar pertanian kita semakin maju, efisien, dan berkelanjutan," ujar Bupati Dony, menggarisbawahi semangat kolaborasi dan visi jangka panjang di balik program-program ini. Investasi di Ujungjaya ini merupakan bukti nyata komitmen Sumedang untuk tidak hanya mengamankan kebutuhan pangan lokal, tetapi juga untuk membangun sektor pertanian yang resilient dan berdaya saing di masa depan.

Melalui pendekatan komprehensif yang memadukan mekanisasi, bibit unggul, dan perbaikan infrastruktur, Sumedang menargetkan peningkatan signifikan dalam produksi pertanian, sekaligus menjamin stabilitas ekonomi bagi para petani dan masyarakat secara keseluruhan. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam membangun ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan. Pelajari lebih lanjut tentang strategi ketahanan pangan nasional.