Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Kertajati Bersolek: 180 Hektare Siap Jadi Sentra Industri Dirgantara Indonesia

Jabar · Oleh · · Diperbarui 25 Agustus 2026

Kertajati bersiap jadi sentra industri dirgantara dengan 180 hektar lahan. Siapapun investor yang masuk akan mendorong ekonomi Rebana

Kertajati Bersolek: 180 Hektare Siap Jadi Sentra Industri Dirgantara Indonesia

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) resmi meneken nota kesepahaman untuk menjadikan kawasan Kertajati di Kabupaten Majalengka sebagai pusat industri kedirgantaraan nasional.

Langkah strategis ini bukan sekadar transformsasi bandara biasa, melainkan bagian dari visi besar pemerintah daerah dalam memanfaatkan aset strategis untuk membuka peluang investasi baru dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Visi Besar di Balik Nota Kesepahaman

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Barat yang juga Komisaris PT BIJB, Dedi Taufik, menjelaskan kerja sama ini merupakan implementasi arahan langsung dari Gubernur Dedi Mulyadi yang ingin menjadikan Kertajati sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru.

Baca Juga: Kejari Purwakarta Tahan Tiga Tersangka Penyalagunaan Kredit Bank BUMN Senilai Rp 3,4 Miliar

"Dukungan dan arahan Bapak Gubernur Dedi Mulyadi sangat jelas, yakni menjadikan Kertajati sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru Jawa Barat. Kami terus mengakselerasi berbagai kerja sama strategis agar kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai bandara, tetapi juga berkembang menjadi pusat investasi industri berteknologi tinggi," kata Dedi.

Rincian Pengembangan Kawasan

Nota kesepahaman antara PTDI dan BIJB membuka peluang pengembangan kawasan dirgantara yang mencakup berbagai fasilitas strategis:

Baca Juga: Damkar Kuningan Evakuasi Ular Kobra 1 Meter dari Rumah Guru Ngaji

Lahan yang disiapkan untuk pengembangan kawasan ini mencapai sekitar 180 hektare, sebuah skala yang cukup besar untuk mendukung ekosistem industri kedirgantaraan terpadu.

Strategi Konektivitas Terintegrasi

Keunggulan utama kawasan Kertajati terletak pada lokasinya yang strategis. Aksesibilitas menjadi nilai tambah utama dengan dukungan:

Kombinasi ketiga infrastruktur ini memberikan competitive advantage tinggi bagi kawasan ini sebagai lokasi investasi industri berteknologi tinggi.

"Dengan kawasan pengembangan sekitar 180 hektare yang didukung konektivitas Tol Cisumdawu dan Porto Patimban, Kertajati siap menjadi magnet investasi dirgantara nasional. Kami optimistis investasi baru akan mendorong lahirnya lapangan kerja," tutur Dedi.

Kertajati dan Kawasan Rebana

Kertajati tidak sekadar diproyeksikan menjadi bandara dengan fungsi tambahan. Kawasan ini dirancang menjadi mercusuar pembangunan Kawasan Rebana, episentrum pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat bagian timur.

Kehadiran industri dirgantara diyakini akan memicu tumbuhnya berbagai sektor pendukung:

Dengan demikian, manfaat ekonomi diharapkan dapat dirasakan oleh seluruh kabupaten dan kota di kawasan Rebana.

Komitmen Pemerintah Pusat

Pemerintah pusat juga menunjukkan komitmen kuat terhadap pengembangan Kertajati. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, pengembangan Kertajati menjadi agenda prioritas sejak kementeriannya dibentuk.

"Salah satu yang menjadi agenda prioritas di awal terbentuknya Kemenko ini adalah bagaimana kita bisa menghadirkan solusi yang baik untuk Kertajati," kata AHY.

Pemerintah telah menyiapkan berbagai skema pengembangan, mulai dari kerja sama BIJB dengan GMF untuk fasilitas MRO hingga menjadikan Kertajati sebagai kawasan industri dirgantara terpadu.

Tahapan Realisasi PTDI

Dari sisi pelaku industri, PTDI menunjukkan keseriusan dalam mendukung transformasi Kertajati. Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan, menyatakan bahwa perusahaan akan memindahkan aktivitas flight test ke Kertajati mulai Agustus 2026.

Pemindahan ini menjadi tahap awal pengembangan kawasan industri dirgantara. Setelah flight test, PTDI akan melanjutkan pengembangan fasilitas MRO sebelum secara bertahap memindahkan lini produksi pesawat ke kawasan tersebut.

###

Transformasi Kertajati dari sekadar bandara menjadi pusat industri kedirgantaraan terpadu menandai babak baru bagi ekonomi Jawa Barat. Dengan dukungan infrastruktur konektivitas yang matang dan komitmen kuat dari berbagai pihak, kawasan ini berpotensi menjadi simpul utama investasi dan inovasi di sektor kedirgantaraan nasional.

Keberhasilan pengembangan Kertajati diharapkan tidak hanya memperkuat rantai pasok industri kedirgantaraan dalam negeri, tetapi juga menjadikan Indonesia semakin kompetitif di kancah regional.