Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Kereta Cepat Whoosh: Presiden CICG China Ungkap Dampak Ekonomi Luas

Jabar · Oleh Raka Permana ·

Presiden CICG China Chang Bo mengungkap dampak ekonomi luas dari Kereta Cepat Whoosh, termasuk peningkatan PDB Indonesia sebesar USD 6 miliar dan penciptaan 30.000 lapangan kerja.

Kereta Cepat Whoosh: Presiden CICG China Ungkap Dampak Ekonomi Luas

Pada acara China-Indonesia Friendship Stories Exchange Event yang dihelat di Stasiun KCIC Halim, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026), Presiden China International Communication Group (CICG) Chang Bo menyampaikan analisis mendalam mengenai dampak proyek Kereta Cepat Whoosh terhadap ekonomi Indonesia. Sebagai proyek kereta cepat pertama di kawasan Southeast Asia yang menghubungkan Jakarta dengan Bandung, Whoosh telah mengurangi waktu tempuh antara kedua kota dari sekitar 3 jam menjadi kurang dari 40 menit, dan menjadi simbol kolaborasi infrastruktur antara Indonesia dan China. Acara ini menjadi ajang berbagi cerita persahabatan bilateral, dengan menyoroti dampak nyata dari proyek ini terhadap kehidupan masyarakat dan perekonomian lokal.

Profil Lembaga CICG

China International Communications Group (CICG) adalah lembaga komunikasi internasional resmi milik Pemerintah China yang berperan dalam menyebarkan informasi, memperkuat diplomasi publik, dan mendorong kerja sama strategis antara China dan negara-negara sahabat, termasuk Indonesia. Melalui berbagai program dan acara, CICG berusaha membangun narasi positif tentang kerja sama China dengan negara lain, termasuk proyek infrastruktur skala besar seperti Whoosh.

Dampak Ekonomi Langsung dari Proyek Whoosh

Dalam pidatonya, Chang Bo menegaskan bahwa Whoosh bukan hanya berperan sebagai moda transportasi yang mempercepat mobilitas masyarakat antara Jakarta dan Bandung, tetapi juga telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa proyek ini telah menaikkan Produk Domestik Bruto (PDB) negara sebesar USD 6 miliar, setara dengan Rp 103,6 triliun. Angka ini menunjukkan dampak ekonomi yang luas, mulai dari peningkatan aktivitas perdagangan hingga pertumbuhan sektor pariwisata di sepanjang jalur kereta cepat. Selain peningkatan PDB, Chang Bo juga menyoroti penciptaan lebih dari 30.000 lapangan kerja baru sebagai dampak langsung dari proyek ini. Lapangan kerja ini mencakup berbagai sektor, mulai dari konstruksi jalur kereta cepat dan stasiun, hingga operasional dan perawatan kereta cepat setelah proyek selesai. Hal ini telah memberikan peluang ekonomi bagi ribuan keluarga di Indonesia, terutama di daerah yang dilewati jalur Whoosh.

Pengaruh terhadap Kawasan Industri Karawang

Salah satu dampak jangka panjang yang ditonjolkan Chang Bo adalah perkembangan kawasan industri Karawang yang dilewati jalur Whoosh. Menurutnya, proyek infrastruktur ini telah menarik minat berbagai perusahaan global untuk berinvestasi di kawasan tersebut, termasuk perusahaan dari China, Amerika Serikat, dan Selandia Baru. Dengan adanya akses transportasi cepat yang disediakan oleh Whoosh, perusahaan-perusahaan ini dapat mengoptimalkan rantai pasokan mereka, mengurangi biaya logistik, dan meningkatkan efisiensi operasional. Perkembangan kawasan industri Karawang juga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan pendapatan masyarakat, dan penciptaan lapangan kerja baru di sektor manufaktur dan jasa. Hal ini menunjukkan bahwa proyek infrastruktur skala besar seperti Whoosh tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga dapat menjadi katalis pertumbuhan industri regional yang berkelanjutan.

Harapan untuk Kerja Sama Bilateral Masa Depan

Chang Bo juga mengungkapkan harapan agar kerja sama antara Indonesia dan China dapat terus diperluas di berbagai sektor, tidak hanya terbatas pada infrastruktur, tetapi juga perdagangan dan investasi. Ia menekankan bahwa proyek seperti Whoosh dapat menjadi model kolaborasi yang berhasil, yang dapat dijadikan referensi untuk proyek serupa di masa depan. Melalui kerja sama yang lebih erat, kedua negara dapat saling menguntungkan, meningkatkan perekonomian masing-masing, dan memperkuat hubungan diplomatik dan budaya.

"Mari kita maju selangkah lagi meningkatkan perekonomian juga kehidupan bangsa dan juga meningkatkan hubungan perdagangan, investasi maupun infrastruktur," ujar Chang Bo dalam acara tersebut.

Foto yang diunggah menunjukkan Kereta Cepat Whoosh sedang melintas di Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menampilkan infrastruktur modern yang telah menjadi simbol kolaborasi antara kedua negara. Foto ini diambil sebagai dokumentasi dari proyek yang telah menjadi salah satu investasi infrastruktur terbesar antara Indonesia dan China.