Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Kenaikan Harga Pangan, Warga Serbu Bazar Murah Kodim 0612 Tasikmalaya

Jabar · Oleh Salsa Maharani ·

Bazar murah Kodim 0612 Tasikmalaya diserbu warga di tengah kenaikan harga pangan selama bulan Ramadhan, menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kenaikan Harga Pangan, Warga Serbu Bazar Murah Kodim 0612 Tasikmalaya

Pada Jumat, 13 Maret 2026, ribuan warga Kota Tasikmalaya menghadiri bazar murah yang digelar oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0612 Tasikmalaya bersama Polres Tasikmalaya dan Pemerintah Daerah. Acara yang berlangsung di lokasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, ini menjadi tujuan utama bagi warga yang mencari kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah tren kenaikan harga pangan selama bulan Ramadhan.

Daftar Barang dan Harga Terjangkau di Bazar

Kegiatan ini menawarkan berbagai jenis kebutuhan pokok dan produk lain yang diburu banyak pembeli. Beberapa harga unggulan yang ditawarkan antara lain:

Selain sembako, bazar ini juga menyediakan berbagai produk lain seperti sayuran segar, daging ayam, bawang merah dan putih, cabai merah, pakaian muslim, serta berbagai jenis kue.

Pernyataan Dandim 0612/Tasikmalaya

Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim mengatakan bahwa bazar murah ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di bulan Ramadhan. "Kami menyediakan bazar murah dengan berbagai kebutuhan mulai beras medium SPHP seharga Rp57.500 kemasan 5 kg, beraskita premium Rp74.000 kemasan 5 kg, minyakkita Rp 31 ribu kemasan 2 liter, tepung tulip Rp 10 ribu kemasan 1 kg, gula pasar Rp 17.500 kemasan 1 kg, minyak rose brand Rp 19 ribu kemasan 1 kg," ujarnya saat acara berlangsung.

Perspektif Warga Terhadap Kenaikan Harga Pangan

Salah satu pengunjung bazar, Marlia (47 tahun) dari wilayah Bebedahan, mengungkapkan bahwa harga berbagai komoditas pangan di pasar tradisional saat ini mulai merangkak naik selama bulan Ramadhan. Menurutnya, beras premium dijual oleh pedagang rata-rata seharga Rp 13.500 hingga Rp 16.000 per kg, dengan harga pengecer mencapai Rp 17.000 per kg. Minyak goreng kemasan juga dijual seharga Rp 23.000 per liter, sedangkan telur dibanderol Rp 30.000 per kg.

Marlia menambahkan bahwa harga cabai merah dan rawit saat ini semakin melonjak, dengan cabai rawit dijual seharga Rp 82.000 per kg, cabai merah lokal Rp 50.000 per kg, cabai merah japlak Rp 80.000 per kg, cabai merah kriting Rp 72.000 per kg, dan cabai domba Rp 90.000 per kg. Meskipun beberapa komoditas seperti bawang merah dan putih mengalami penurunan harga, kebutuhan pokok utama seperti beras dan minyak goreng masih menjadi beban bagi banyak warga.

Menurutnya, gerakan pangan murah yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan Bulog di berbagai daerah sebelumnya belum memberikan dampak signifikan terhadap penurunan harga di pasaran. Hal ini disebabkan karena pedagang di pasar umumnya hanya menjual produk dengan kualitas premium, sedangkan jenis beras medium yang ditawarkan di bazar murah ini jarang dijual di pasaran lokal. "Harga beras medium seharga Rp 57.500 untuk 5 kg sangat terjangkau dibandingkan harga di pasar tradisional," pungkasnya.

Analisis Dampak Bazar Murah di Musim Ramadhan

Bulan Ramadhan biasanya menyebabkan peningkatan permintaan akan kebutuhan pokok, yang seringkali diikuti dengan kenaikan harga di pasar tradisional. Acara bazar murah ini menjadi solusi alternatif bagi warga yang ingin menghemat pengeluaran selama bulan puasa. Selain itu, kolaborasi antara TNI, Polres, dan Pemerintah Daerah juga menunjukkan upaya sinergi untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi di masa Ramadhan.