Kemitraan Redea Institute dan Taruna Nusantara Cimahi untuk Pendidikan Berkualitas
Redea Institute berkolaborasi dengan Taruna Nusantara Cimahi untuk meningkatkan kualitas pendidikan berstandar global melalui pelatihan guru, pertukaran pelajar, dan program studi lanjutan luar negeri.

Redea Institute resmi menjalin kemitraan strategis dengan Taruna Nusantara Cimahi, institusi pendidikan menengah atas unggulan di wilayah Cimahi, Jawa Barat. Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kualitas akademik melalui penguatan pembelajaran berstandar global, yang bertujuan mempersiapkan peserta didik untuk melanjutkan studi di tingkat internasional serta menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif sesuai kebutuhan masa kini.
Program Kolaborasi yang Disesuaikan
Sebagai bagian dari kemitraan, Redea Institute akan memberikan dukungan komprehensif kepada Taruna Nusantara Cimahi, meliputi:
- Pelatihan profesional bagi tenaga pendidik untuk menguasai metode pembelajaran modern berstandar global
- Kegiatan kunjungan belajar bagi siswa untuk memperluas wawasan langsung di lingkungan pendidikan yang berbeda
- Kolaborasi virtual strategis antar lembaga untuk pertukaran ide, materi pembelajaran, dan pengalaman pengajaran
- Program pertukaran pelajar jangka pendek maupun panjang untuk memperluas wawasan budaya dan akademik siswa
- Pelatihan dan konsultasi persiapan studi lanjutan ke luar negeri, termasuk persyaratan aplikasi, tes bahasa, dan adaptasi budaya
Founder dan CEO Redea Institute, Antarina SF Amir, menegaskan pentingnya pendidikan berkualitas dalam membentuk sumber daya manusia unggul. Ia menyampaikan dalam keterangan tertulis:
"Sumber daya manusia yang unggul tidak akan tercipta tanpa pendidikan berkualitas, integritas yang kuat, dan kemampuan berpikir ke depan. Kami berharap anak didik tidak hanya berkembang menjadi individu yang kompeten, tetapi juga menjadi ethical leaders yang mampu mengangkat nilai-nilai Indonesia sebagai bangsa dengan peradaban yang tinggi."
Profil Dua Lembaga dengan Misi yang Sejajar
Redea Institute (dahulu dikenal sebagai HighScope Indonesia) telah beroperasi selama lebih dari tiga dekade sebagai pelopor pembelajaran aktif di Indonesia. Mulai dari layanan pendidikan anak usia dini, lembaga ini telah berkembang menjadi ekosistem pendidikan jenjang K-12 yang lengkap, dengan fokus pada pengembangan potensi siswa secara holistik. Inisiatif terbaru dari Redea Institute adalah EST (EcoSocioTech) School, yang merupakan puncak dedikasi terhadap pendidikan berbasis riset dan wujud nyata dari komitmen berkelanjutan untuk meningkatkan keunggulan bangsa.
Sementara itu, Taruna Nusantara Cimahi memiliki reputasi kuat dalam mencetak calon pemimpin bangsa melalui pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan keunggulan akademik, pembentukan karakter, dan nasionalisme. Lembaga ini menekankan nilai-nilai asah dan asih, yang diinspirasi oleh dua tokoh bangsa ikonik, Jenderal Sudirman dan Ki Hajar Dewantara. Kepala SMA Taruna Nusantara Cimahi, Mayor Jenderal TNI Ardiansyah, menegaskan bahwa komitmen lembaganya adalah untuk menciptakan murid yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, dan cinta tanah air.
Tujuan Bersama Mewujudkan Generasi Emas Indonesia
Kolaborasi antara Redea Institute dan Taruna Nusantara Cimahi dirancang untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang adaptif dan inovatif, yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan pendidikan masa kini. Kedua lembaga berkomitmen untuk bekerja sama dalam mengembangkan program-program yang relevan dengan tantangan global, serta mempersiapkan generasi muda Indonesia menjadi generasi emas yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Antarina menutup keterangannya dengan menyatakan bahwa usaha kolaborasi ini adalah upaya bersama untuk merealisasikan cita-cita pendiri bangsa terdahulu, yaitu menciptakan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan mampu mengangkat martabat bangsa di mata dunia. Dengan menggabungkan keahlian Redea Institute dalam pengembangan pendidikan berstandar global dan reputasi Taruna Nusantara Cimahi dalam pembentukan karakter kepemimpinan, kedua lembaga berharap dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan dunia pendidikan di Indonesia.