Kemenhaj Cirebon Lepas 278 Calon Haji Kloter 23 via Kertajati
Kementerian Haji dan Umrah Cabang Cirebon melepas 278 calon haji kloter 23 ke Arab Saudi melalui Bandara Kertajati, total rombongan 282 orang termasuk 4 petugas pendamping.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Cabang Kota Cirebon, Jawa Barat, secara resmi melepas keberangkatan rombongan jamaah calon haji pertama daerah ini dalam Kelompok Terbang (Kloter) 23 pada Jumat kemarin. Rombongan ini akan menuju Asrama Haji Indramayu terlebih dahulu sebelum diterbangkan ke Tanah Suci melalui Bandara Kertajati.
Detail Susunan dan Jumlah Rombongan
Total rombongan terdiri dari 278 orang calon haji dan 4 orang petugas pendamping, menjadikan total 282 orang yang berangkat. Di antara para jamaah, terdapat dua peserta termuda berusia 20 tahun, sedangkan peserta tertua berusia 81 tahun dan telah dinyatakan layak menempuh perjalanan ibadah haji. Selain itu, 11 calon haji menggunakan kursi roda dan akan mendapatkan pendampingan khusus selama perjalanan maupun saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.
"Tahapan awal ini kami melepas keberangkatan jamaah calon haji asal Kota Cirebon menuju Asrama Haji Indramayu," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kemenhaj Kota Cirebon Muhamad Ikbal Sugiana di lokasi acara keberangkatan.
Persiapan Sebelum Keberangkatan
Seluruh calon haji telah menyelesaikan serangkaian persiapan wajib untuk memastikan perjalanan berjalan lancar, antara lain:
- Pemeriksaan kesehatan menyeluruh untuk memastikan kondisi fisik dan mental layak berangkat
- Pelaksanaan manasik haji yang diadakan secara rutin untuk mempersiapkan jamaah dalam menjalankan ibadah
- Pengumpulan dokumen dan administrasi yang lengkap untuk perjalanan ke Arab Saudi
Menurut Ikbal, seluruh calon haji dalam kloter ini berada dalam kondisi sehat saat keberangkatan. Rombongan dijadwalkan tiba di Asrama Haji Indramayu sekitar pukul 16.00 WIB untuk menjalani masa transit dan persiapan akhir sebelum penerbangan. Keberangkatan ke Arab Saudi akan dilakukan pada Sabtu (9/5) pukul 17.20 WIB melalui Bandara Kertajati.
Klasifikasi Gelombang Kedua Keberangkatan Haji
Kloter 23 termasuk dalam kategori gelombang kedua keberangkatan jamaah calon haji Indonesia. Berbeda dengan gelombang pertama, peserta gelombang kedua akan langsung menuju Kota Makkah tanpa transit terlebih dahulu di Madinah.
Pemerintah mengatur keberangkatan jamaah haji berdasarkan gelombang untuk menyesuaikan sistem pelayanan dan penempatan jamaah selama berada di Arab Saudi. Tujuan dari pengaturan ini adalah untuk memastikan pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lebih tertib dan lancar, serta memberikan pelayanan terbaik kepada setiap jamaah.
Dampak dan Harapan Keberangkatan Ini
Keberangkatan jamaah calon haji Cirebon ini menjadi bagian dari rangkaian keberangkatan nasional yang akan berlangsung selama beberapa bulan mendatang. Setiap kloter memiliki jadwal dan prosedur tersendiri untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para jamaah selama menempuh perjalanan ibadah haji.
Ikbal juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi para jamaah selama perjalanan dan memberikan dukungan yang diperlukan sampai mereka tiba di Tanah Suci. "Kami berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan diterima oleh Allah SWT," tambahnya.