Kemacetan Awal Arus Balik: Waktu Cikembang-Simpang Ratu Capai 3,5 Jam
Kemacetan parah terjadi di jalur Cikembang-Simpang Ratu Sukabumi menjelang arus balik Lebaran, waktu tempuh melonjak dari 30 menit menjadi lebih dari 3,5 jam, petugas polisi mengatur lalu lintas

Kemacetan Parah di Jalur Cikembang-Simpang Ratu Sukabumi
Pada Senin (23/3/2026) malam, jalur arteri Sukabumi mengalami kemacetan parah yang membuat waktu tempuh rute Cikembang ke Simpang Ratu melonjak drastis. Dari yang biasanya hanya 30 menit, perjalanan kini memakan waktu lebih dari 3,5 jam, sesuai pantauan langsung di lokasi oleh tim redaksi.
Kondisi Kemacetan yang Luas dan Lambat
Kemacetan terjadi di dua arah, baik menuju Simpang Ratu dan Kota Sukabumi maupun sebaliknya. Mayoritas kendaraan yang terjebak adalah mobil pribadi dan sepeda motor, dengan laju kendaraan yang sangat lambat bahkan kerap berhenti total di beberapa titik. Kemacetan terlihat mengular sepanjang beberapa kilometer, dengan setiap kendaraan bergerak dengan kecepatan kurang dari 10 km per jam. Banyak pengendara yang keluar dari kendaraan untuk berjalan-jalan, mengobrol, atau membeli makanan dan minuman di warung terdekat, menambah keramaian di lokasi.
Pengalaman Pengendara Febri yang Terkecoh
Salah satu pengendara yang terjebak dalam kemacetan adalah Febri, warga Rancamaya, Bogor. Ia sedang dalam perjalanan kembali ke rumah di Bogor setelah berkunjung ke keluarga di Sukabumi. Beberapa pernyataannya diabadikan:
"Mau ke Bogor. Kita dari Cikembang Sukabumi," ujarnya saat ditemui di lokasi kemacetan sekitar pukul 19.30 WIB.
>
"Tadi sih kita dari Sukabumi jam 16.00 sekarang udah jam 19.30, jadi 3 jam setengah-an," katanya dengan suara lelah.
Febri mengaku sengaja berangkat lebih awal untuk menghindari arus balik puncak yang biasanya terjadi beberapa hari kemudian. Namun, kondisi lalu lintas tahun ini terasa jauh lebih padat dibanding tahun sebelumnya.
"Mudik tahun ini sih agak lebih crowded ya, capek di jalan. Kalau tahun kemarin kan kayak arus balik," ungkapnya.
Ia menyesalkan bahwa rencana berangkat awal tidak berjalan sesuai harapan, mengingat ia masih terjebak di kemacetan meskipun belum memasuki puncak arus balik.
"Kalau ini kan belum arus balik, masih banyak yang mudik. Sekarang saya ngejar sebelum arus balik, ternyata udah macet kayak gini. Di luar prediksi," tuturnya.
Kehadiran Petugas Kepolisian untuk Mengatur Lalu Lintas
Di lokasi kemacetan, terlihat beberapa petugas kepolisian yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurangi kepadatan. Mereka berada di titik-titik strategis untuk mengarahkan kendaraan dan mencegah terjadinya kemacetan yang lebih parah. Namun, hingga saat pemutakhiran berita, upaya tersebut masih berjalan dan belum sepenuhnya mengembalikan alur lalu lintas normal.
Analisis Kondisi Arus Balik Lebaran Tahun Ini
Pengamatan tim redaksi menemukan bahwa kepadatan lalu lintas di jalur Cikembang-Simpang Ratu muncul lebih awal dibanding tahun sebelumnya, bahkan sebelum memasuki puncak arus balik. Hal ini membuat banyak pengendara yang berencana menghindari puncak terkejut dengan kondisi kemacetan yang parah.
Menurut beberapa pengendara lain yang ditemui di lokasi, jumlah kendaraan roda empat dan roda dua yang melintasi rute ini juga terlihat lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Hal ini menambah beban lalu lintas yang ada, terutama menjelang hari raya Lebaran ketika banyak orang melakukan perjalanan mudik dan arus balik.
Saran untuk Pengendara
Situasi kemacetan parah di jalur Cikembang-Simpang Ratu ini menjadi peringatan bagi semua pengendara yang akan melakukan perjalanan mudik atau arus balik di wilayah Jawa Barat. Untuk menghindari terjebak dalam kemacetan, disarankan untuk:
- Memeriksa informasi lalu lintas terbaru dari sumber terpercaya sebelum berangkat
- Menyiapkan rute alternatif jika diperlukan
- Berangkat pada waktu yang tidak terlalu padat, misal pada malam hari atau pagi hari sebelum puncak arus balik
- Mempersiapkan persediaan makanan dan minuman serta perlengkapan darurat di kendaraan