Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Kecelakaan Mobil Tabrak Warung Nasi Goreng di Garut: Satu Meninggal

Jabar · Oleh Nayla Putri ·

Kecelakaan mobil menabrak warung nasi goreng di Jalan Ciledug Garut Minggu (12/4) malam menyebabkan satu korban meninggal, beberapa lainnya luka-luka, penyelidikan masih berlangsung.

Kecelakaan Mobil Tabrak Warung Nasi Goreng di Garut: Satu Meninggal

Kronologi Lengkap Insiden Kecelakaan

Kecelakaan lalu lintas yang menimpa kawasan Jalan Ciledug, Kelurahan Kota Kulon Garut Kota pada Minggu (12/4) malam telah menyebabkan satu orang meninggal dan beberapa lainnya luka-luka. Insiden ini terjadi ketika sebuah mobil menabrak warung nasi goreng dan sepeda motor yang diparkir di kawasan jalan ramai.

Setiap malam, Jalan Ciledug menjadi kawasan ramai dengan aktivitas warga termasuk pedagang kaki lima yang berjualan makanan. Pada malam kejadian, warung nasi goreng milik warga sedang beroperasi dengan ada beberapa pembeli dan pedagang lainnya di lokasi. Menurut keterangan resmi dari Polres Garut, mobil jenis Nissan Grand Livina dengan nomor polisi B 1656 BKU melaju dari arah Pertigaan Gedung Jangkung menuju Sukadana dengan kecepatan yang tidak wajar. Pengemudi mobil berusia 68 tahun dan merupakan warga Garut. Mobil yang sedang melaju tiba-tiba mengalami gangguan kontrol sehingga melaju tidak terkendali. Tabrakan pertama terjadi dengan dua sepeda motor yang sedang diparkir di sisi jalan, sebelum mobil menumbuk tempat jualan nasi goreng.

Korban dan Kerusakan Akibat Insiden

Akibat tabrakan hebat ini, satu orang pedagang nasi goreng yaitu saudara Cecep (61) warga Kecamatan Garut Kota meninggal dunia akibat luka parah yang diterima. Korban lainnya yang mengalami luka-luka antara lain:

Kondisi pengemudi mobil selamat dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan di kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Proses Penyelidikan dan Kesimpulan Sementara

Kepala Seksi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi menyatakan bahwa pihak kepolisian telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengidentifikasi penyebab pasti kecelakaan.

"Hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh faktor kelalaian pengemudi yang kurang berhati-hati dan melaju dengan kecepatan sangat tinggi," kata Adhi dalam keterangan resmi pada Senin.

Tim penyelidikan juga telah mengolah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan bukti fisik yang dapat mendukung penyelidikan. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap saksi dan bukti yang terkumpul untuk menentukan kesalahan pengemudi dan penyebab pasti insiden ini.

Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya mematuhi batas kecepatan dan aturan lalu lintas terutama di kawasan yang ramai seperti Jalan Ciledug Garut. Pihak kepolisian menghimbau semua pengemudi untuk tetap waspada dan mengemudi dengan hati-hati untuk mencegah terjadinya tragedi serupa di masa depan.