Kecelakaan Maut Isuzu Elf di Jalur Panjalu-Cikijing Majalengka: 6 Penumpang Tewas
Kecelakaan maut Isuzu Elf di Jalur Panjalu-Cikijing Majalengka pada 23 Maret 2026 pukul 23.05 WIB menewaskan 6 penumpang. Insiden disebabkan kelelahan pengemudi dan cuaca buruk hujan serta kabut tebal.

Kecelakaan Maut di Jalur Panjalu-Cikijing Majalengka
Pada Senin malam, 23 Maret 2026 pukul 23.05 WIB, terjadi kecelakaan maut tunggal di Jalan Raya Panjalu-Cikijing, Blok Maniis Tonggoh, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka. Sebuah unit Isuzu Elf dengan nomor polisi Z 7012 CN yang membawa rombongan keluarga asal Karawang terjun ke parit dan terguling, menewaskan enam orang di antara mereka.
Kronologi Perjalanan dan Insiden
Rombongan penumpang tengah dalam perjalanan pulang ke Karawang setelah mengunjungi keluarga di wilayah Ciamis. Sebelumnya, mereka sempat merencanakan melanjutkan perjalanan ke objek wisata Pangandaran sebelum kembali ke rumah. Menurut keterangan saksi penumpang Silvia Azhari, rombongan telah menempuh perjalanan panjang sejak hari Minggu, dan sempat beristirahat di Ciamis sebelum memutuskan melanjutkan perjalanan pada malam hari melalui Jalur Jahim.
Perjalanan malam ini dilakukan meskipun kondisi cuaca tidak mendukung, dengan hujan deras yang membuat permukaan jalan basah dan kabut tebal yang membatasi jarak pandang pengemudi. Saat melintasi bagian jalan menurun dengan tikungan tajam di Blok Maniis, pengemudi Hasyim Adnan (47) diduga mengalami kelelahan dan mengantuk, menyebabkan kehilangan kendali atas kendaraan.
Kendaraan oleng ke kanan, masuk ke dalam parit, dan terguling dengan posisi roda berada di atas. Dari total 21 penumpang yang berada di dalam kendaraan, enam orang dinyatakan meninggal dunia saat tim medis tiba di tempat kejadian. Identitas enam korban meninggal masih sedang diverifikasi oleh pihak kepolisian untuk diumumkan secara resmi.
Faktor Penyebab Kecelakaan
Jalur Jahim dikenal oleh masyarakat sekitar sebagai jalur dengan medan yang sangat berat, dengan banyak tanjakan curam, turunan tajam, dan tikungan tajam yang meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat cuaca buruk. Kombinasi tiga faktor utama menyebabkan insiden ini:
- Kelelahan pengemudi yang telah menempuh perjalanan panjang selama dua hari
- Cuaca buruk berupa hujan deras yang membuat jalan basah
- Kabut tebal yang membatasi jarak pandang pengemudi
Kasat Lantas AKP Pandu Surya Renata mengungkapkan bahwa faktor kelelahan pengemudi menjadi penyebab utama hilangnya kendali kendaraan, yang diperparah oleh kondisi cuaca dan medan jalan yang sulit.
Imbauan Kepolisian untuk Pengendara
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang terkena musibah ini. Ia juga menegaskan pentingnya kewaspadaan bagi para pengendara, khususnya wisatawan dan pemudik yang melintasi jalur rawan kecelakaan di Majalengka.
"Kami kembali mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan. Pengemudi diminta untuk tidak memaksakan diri saat lelah atau mengantuk. Manfaatkan pos pengamanan atau rest area yang tersedia untuk beristirahat, terutama saat cuaca buruk."
Status Penyelidikan
Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa unit kendaraan Isuzu Elf, STNK, serta SIM B I Umum milik pengemudi untuk keperluan penyidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga sedang mengumpulkan keterangan dari saksi lain dan melakukan analisis lebih lanjut untuk mengungkap faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi pada kecelakaan ini.