Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Kecelakaan Maut Indramayu: Grand Max Dihantam dari Belakang, 10 Tewas

Jabar · Oleh · · Diperbarui 25 Agustus 2026

Kecelakaan beruntun di Indramayu merenggut 10 nyawa. Grand Max ditabrak truk wing box dari belakang hingga terpental ke jalur berlawanan, lalu dihantam Mitsubishi L300. Polisi gelar TAA untuk mengungkap penyebab pasti.

Kecelakaan Maut Indramayu: Grand Max Dihantam dari Belakang, 10 Tewas

Kecelakaan Beruntun di Indramayu Renggut 10 Nyawa, Grand Max Terpental ke Jalur Berlawanan

Kecelakaan beruntun dahsyat terjadi di Jalan Raya Kijaran, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Senin (13/7/2026). Peristiwa ini melibatkan tiga kendaraan dan merenggut 10 korban jiwa, sementara delapan orang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan bervariasi.

Kronologi Tabrakan Beruntun yang Mematikan

Berdasarkan hasil investigasi awal, kecelakaan bermula saat sebuah mobil pikap Daihatsu Gran Max bak terbuka mengangkut rombongan yang baru saja menghadiri acara pernikahan di wilayah tersebut. Saat kendaraan tersebut akan berputar arah, truk wing box yang datang dari belakang menabrak Grand Max hingga terdorong ke jalur berlawanan.

Baca Juga: Kejari Purwakarta Tahan Tiga Tersangka Penyalagunaan Kredit Bank BUMN Senilai Rp 3,4 Miliar

Nasib berkata lain. Dari arah berlawanan, sebuah Mitsubishi L300 bak terbuka kembali menghantam Grand Max yang sudah terpental. Benturan beruntun ini menyebabkan para korban berjatuhan di lokasi kejadian.

Akibat benturan bertubi-tubi tersebut, tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara tujuh korban lainnya menghembuskan nafas terakhir saat menjalani perawatan di rumah sakit. Tiga korban lainnya harus ditangani dengan luka berat, termasuk sopir Grand Max, dan tiga orang sisanya mengalami luka ringan.

Proses Investigasi TAA Demi Kepastian Hukum

Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat segera menurunkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Tim ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas PMA Jawa Barat dan bekerja sama dengan Satlantas Resorts Indramayu.

Baca Juga: Damkar Kuningan Evakuasi Ular Kobra 1 Meter dari Rumah Guru Ngaji

"Tim TAA dari Ditlantas akan melaksanakan olah TKP secara profesional untuk mengungkap kronologi hingga faktor penyebab kecelakaan," terang AKP Undang Syarief, Kasat Lantas Resorts Indramayu, Senin (13/6/2026).

Seluruh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan—Grand Max, truk wing box, dan Mitsubishi L300—telah diamankan sebagai barang bukti di Resorts Indramayu. Tidak hanya itu, pengemudi truk wing box dan Mitsubishi L300 juga sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Kendaraan dan sopir sudah kami amankan untuk kepentingan penyelidikan. Hasil TAA akan menjadi dasar dalam menentukan apakah terdapat unsur kelalaian atau faktor lain yang memicu insiden ini," tegas Undang.

Rincian Korban dan Lokasi Penanganannya

Para korban luka-luka mendapatkan penanganan di dua rumah sakit berbeda:

Dengan jumlah korban jiwa yang signifikan, pihak kepolisian terus mendalami seluruh aspek yang kecelakaan fatal ini. Proses Traffic Accident Analysis (TAA) diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai kronologi dan akar masalah dari peristiwa ini.

Imbauan Keselamatan Berkendara

Kecelakaan di Jalan Raya Kijaran ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga keselamatan selama di perjalanan. Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih berlangsung dan pihak kepolisian berkomitmen mengungkap seluruh fakta terkait tragedi ini.

Masyarakat diimbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melewati jalur-jalur yang rawan kecelakaan. Semoga tragedi ini menjadi pelajaran berharga untuk menciptakan keamanan berlalu lintas di masa mendatang.