Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang KM 93: Tiga Orang Meninggal, 10 Kendaraan Terlibat
Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan di Tol Cipularang KM 93 arah Jakarta Kamis (5/3/2026) malam menewaskan 3 orang dan melukai 7 lainnya. Penyebab diduga gangguan sistem pengereman truk kontainer.

Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 93
Sebuah kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di ruas Tol Cipularang KM 93 arah Jakarta pada Kamis, 5 Maret 2026 sekitar pukul 20.15 WIB. Insiden ini menewaskan tiga orang dan melukai tujuh lainnya, dengan seluruh korban segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat di Purwakarta, Jawa Barat.
Kronologi Lengkap Insiden
Menurut keterangan resmi Kepala Induk PJR Joko Prihantono, truk kontainer dengan nomor polisi B 9367 UEL yang dikemudikan oleh Muhammad Yahya mengalami gangguan pada sistem pengereman. Kendaraan ini melaju dari arah Bandung menuju Jakarta di lajur satu.
Saat tiba di lokasi kejadian, laju truk tidak dapat dikendalikan akibat masalah rem, sehingga menabrak mobil pikap dengan nomor polisi B 9718 VAF yang berada di depannya.
"Benturan itu kemudian memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan lain," kata Joko Prihantono.
Kecelakaan beruntun ini melibatkan berbagai jenis kendaraan, antara lain:
- Truk kontainer yang memicu tabrakan
- Mobil pikap dengan nomor polisi B 9718 VAF
- Truk tronton box
- Minibus Hiace
- Mazda Biante
- Toyota Rush
- Daihatsu Sigra
- Toyota Raize
- Agya
- Berbagai kendaraan pribadi lainnya
Akibat tabrakan beruntun, lajur 1, lajur 2, dan bahu jalan tol tertutup oleh kendaraan yang rusak, sehingga menghambat arus lalu lintas di wilayah tersebut selama beberapa waktu.
Korban dan Penanganan Medis
Tiga orang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden ini, dua di antaranya adalah pengemudi dan kernet mobil pikap yang masih dalam proses identifikasi oleh pihak kepolisian. Sementara itu, tujuh korban lainnya mengalami luka berat dan luka ringan, yang segera dievakuasi ke RS Abdul Radjak di Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis.
Beberapa korban dengan kondisi kesehatan lebih serius kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan lain untuk penanganan lebih lanjut, sesuai prosedur yang berlaku.
Penyelidikan dan Tindakan Selanjutnya
Petugas patroli dan pengamanan lalu lintas segera tiba di lokasi kejadian setelah menerima laporan insiden. Mereka melakukan pendataan kendaraan yang terlibat, mengidentifikasi identitas pengemudi, dan mengevakuasi kendaraan yang rusak menggunakan mobil derek ke pool derek di wilayah Jatiluhur.
Saat ini, kasus kecelakaan beruntun masih ditangani oleh unit kecelakaan lalu lintas di wilayah Purwakarta. Tim penyelidikan masih melakukan pendalaman untuk mengkonfirmasi penyebab pasti insiden, termasuk memeriksa kondisi truk kontainer dan faktor lain yang mungkin berkontribusi pada kecelakaan.
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya perawatan rutin kendaraan berat, terutama sistem pengereman, untuk mencegah kecelakaan serupa di jalan tol yang memiliki volume lalu lintas tinggi.