Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: Damkar Dikerahkan Akibat Arus Pendek

Jabar · Oleh Nayla Putri ·

Kebakaran melanda SPBE Cimuning Mustikajaya Bekasi pada 1 April 2026. 15 unit mobil damkar dikerahkan padamkan api yang menyambar puluhan rumah warga, diduga akibat arus pendek listrik.

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: Damkar Dikerahkan Akibat Arus Pendek

Kebakaran melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning di kawasan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Rabu, 1 April 2026. Kejadian ini memicu respons cepat dari pihak berwenang, terutama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, yang segera bergerak untuk memadamkan api dan mengamankan area sekitar.

Kronologi Awal Kebakaran

Menurut keterangan awal dari saksi mata, api pertama kali terdeteksi keluar dari area penyimpanan elpiji di SPBE Cimuning sekitar pukul pagi hari. Dalam waktu singkat, api menyebar dengan cepat ke bangunan utama stasiun pengisian dan menyambar puluhan rumah warga yang terletak hanya beberapa meter dari lokasi. Asap tebal terlihat menyebar ke udara, menimbulkan kepanikan di antara warga sekitar yang segera melakukan evakuasi diri.

"Saya sedang memasak di dapur ketika saya melihat asap tebal keluar dari SPBE. Saya segera mengumpulkan keluarga saya dan keluar dari rumah," kata salah satu warga yang tinggal di dekat lokasi, yang tidak ingin disebutkan namanya.

Penanganan Api oleh Tim Damkar

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi merespon panggilan darurat ini dalam waktu kurang dari 15 menit. Sebanyak 15 unit mobil damkar beserta awak yang terlatih dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang menyala. Tim pemadam kebakaran juga melakukan evakuasi massal warga sekitar untuk mencegah terjadinya korban jiwa.

Proses pemadaman api berjalan selama lebih dari tiga jam, dengan tim damkar menggunakan air dan busa pemadam api untuk menekan penyebaran api. Selain itu, tim juga melakukan penutupan saluran elpiji di SPBE Cimuning untuk mencegah terjadinya ledakan yang lebih besar. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa yang dikonfirmasi dari kejadian ini.

Dugaan Penyebab Kebakaran

Berdasarkan analisis awal dari tim penyelidikan, kebakaran diduga disebabkan oleh arus pendek listrik di area pengisian elpiji. Namun, pihak berwenang masih melakukan penyidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian dan mengidentifikasi tanggung jawab atas kerusakan yang terjadi.

Dampak Kejadian pada Lingkungan Sekitar

Selain kerusakan pada bangunan SPBE Cimuning, api juga menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah warga di sekitar lokasi. Beberapa peralatan rumah tangga dan barang berharga warga terbakar, menimbulkan kerugian materi yang signifikan. Namun, pihak pemerintah kota Bekasi telah menyiapkan bantuan bagi warga yang terkena dampak kebakaran, termasuk tempat tinggal sementara dan bantuan keuangan untuk memulihkan kehidupan mereka.

Reaksi Pihak Terkait

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, dalam keterangan persnya, mengucapkan terima kasih kepada awak damkar yang telah bekerja keras untuk memadamkan api dan mengamankan area sekitar. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan listrik dan bahan bakar berbahaya di area publik untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa di masa depan.

Sementara itu, manajer SPBE Cimuning mengatakan bahwa mereka akan melakukan audit keamanan menyeluruh terhadap stasiun pengisian mereka untuk memastikan bahwa semua peralatan listrik dan sistem keamanan berfungsi dengan baik. Ia juga berjanji untuk memberikan kompensasi kepada warga yang terkena dampak kebakaran.