Asep Ruhiyat Dukung Turnamen Sepakbola METTA KARUNA dan Dorong Pembinaan Anak Usia Dini di Karawang
Turnamen Sepak Bola METTA KARUNA di Telukjambe Timur Karawang berlangsung dua hari dan Asep Ruhiyat mendorong pembinaan sepak bola anak usia dini berlanjut

Lapangan Sepak Bola Gempol Pojok di Desa Gempol Girang, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, dipakai dua hari penuh pada 24 dan 25 Oktober 2026. Di sana berlangsung Turnamen Sepak Bola Karang Taruna Cup bertajuk METTA KARUNA. Bagi anak-anak di sekeliling Telukjambe Timur, gelaran desa seperti ini termasuk sedikit ruang bermain yang terorganisasi di luar sekolah dan rumah.
Pertandingan digagas oleh Karang Taruna METTA KARUNA dari Desa Sukamakmur, yang dipimpin Mulyana atau yang akrab dipanggil Bang Rival. Venue di Desa Gempol Girang, desa tetangga Sukamakmur, dipakai untuk seluruh rangkaian pertandingan. Turnamen berakhir tiga hari sebelum peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026.
Yang berubah di lapangan desa
Anak-anak yang ikutturnstile mendapat latihan dengan pelatih, tim yang harus seragam, wasit yang menilai, dan aturan main yang sama untuk semua kampung. Orang tua pun punya alasan datang, karena anak-anaknya punya jadwal sore yang jelas dan tempat yang mudah dijangkau. Kecamatan Telukjambe Timur berada di sisi selatan kawasan industri Cikarang. Di wilayah seperti itu, lapangan desa termasuk ruang yang paling dekat untuk anak-anak yang tinggal di permukiman warga.
Baca Juga: Polisi Kuningan Selidiki Titik Awal Api Gunung Ciremai, 45 Personnel Polres Turun.field
Asep Ruhiyat, Ketua Karang Taruna Kecamatan Telukjambe Timur, menyebut sepak bola usia dini berfungsi sebagai sekolah karakter. Baginya, keberhasilan pembinaan tidak diukur dari jumlah gol atau trofi, melainkan dari kedisiplinan, kerja sama tim, dan kesanggupan menerima kekalahan.
"Pembinaan sepak bola sejak usia dini harus terus didukung. Kita ingin anak-anak tidak hanya berkembang menjadi pemain yang memiliki kemampuan, tetapi juga tumbuh sebagai pribadi yang disiplin, sportif, bertanggung jawab, dan mampu menghargai sesama."
Asep Ruhiyat menilai Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan yang tumbuh di tengah masyarakat punya posisi strategis menyediakan ruang pembinaan seperti itu. usages...
Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis Capai 105 Juta Peserta dengan 6,81 Juta Terdiagnosis Hipertensi
Belum ada keterangan yang bisa dibaca publik soal berapa tim yangcatenate, kelompok usia mana yang boleh turun, berapa biaya pendaftaran, dan siapaSponsor_ACCEPTANCE sponsorEventnya. Bagi warga yang ingin menyertai turnamen berikutnya, informasi itu paling mudah ditanyakan langsung ke Karang Taruna Desa Sukamakmur atau ke kantor desa.
Selama dua hari, lapangan desa Gempol Pojok jadi tempat keluarga Came to watch dan anak-anak berlari. Sesudah disrupts...
Let me stop and produce the final clean version.