KDKMP di Kabupaten Bandung Kembangkan Cabai Merah, Potensi Produksi Rp5 Miliar per Tahun
Pemkab Bandung genjot permodalan KDKMP melalui LPDB dan KUR untuk dukung ketahanan pangan dan ekonomi desa.

Potensi KDKMP dalam Mendukung Ketahanan Pangan
Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terus mendorong penguatan akses permodalan bagi Cooperativa Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai strategi mendukung ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi desa.
Skema Pembiayaan yang Bisa Dimanfaatkan
Sesuai pernyataan Bupati Bandung Dadang Supriatna, terdapat dua skema pembiayaan yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan KDKMP:
Baca Juga: 178 Pekerja PT Namnam Fashion Industries Cimahi Kena PHK, Dedi Mulyadi Imbau Pindah ke Industri Baru
- Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang dapat diajukan melalui предложения resmi
- Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga rendah yang mendukung pengembangan usaha
"Kedua skema ini dirancang untuk membantu koperasi mengembangkan usahanya dengan beban finansial yang lebih ringan," terang Dadang Supriatna.
Keberhasilan Budidaya Cabai Merah di Desa Lengkong
Salah satu keberhasilan nyata KDKMP terlihat melalui budidaya cabai merah varietas Tanjung yang dikembangkan di Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang.
Baca Juga: Pemprov Jabar Targetkan Selesai Bongkar dan Tata Ulang Teras Cihampelas Oktober 2026
Berdasarkan data yang dihimpun, satu hektare lahan cabai merah dapat menghasilkan nilai produksi hampir Rp500 juta per tahun. Dengan potensi lahan yang tersedia sekitar 10 hektare di Desa Lengkong, nilai produksi tahunan dapat mencapai sekitar Rp5 miliar.
Strategi Pasar yang Efektif
Pemerintah daerah turut melihat potensi besar dalam mekanisme distribusi hasil pertanian. KDKMP Lengkong dirancang untuk menjalankan peran ganda:
- Sebagai produsen hasil pertanian berkualitas tinggi
- Sebagai offtaker yang menyerap hasil panen masyarakat sekitar
Peluang pasar yang telah teridentifikasi mencakup kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di wilayah Bojongsoang dan sekitarnya. Pendekatan ini memungkinkan hasil panen tidak perlu dipasarkan jauh-jauh sehingga efisiensi distribusi terjaga dengan baik.
Cakupan KDKMP di Kabupaten Bandung
Menurut informasi yang diterima, lebih dari 120 desa di Kabupaten Bandung telah menyatakan kesiapan untuk menjalankan kegiatan usaha melalui KDKMP. Sebagian dari desa-desa tersebut sudah mulai beroperasi dan berkontribusi aktif dalam sektor ekonomi lokal.
Dampak Positif bagi Masyarakat Desa
Keberadaan KDKMP diharapkan mampu memberikan dampak signifikan:
- Memperkuat ketahanan pangan melalui produksi pertanian terorganisir
- Meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat pedesaan
- Membangun keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan usaha bersama
Pemerintah Kabupaten Bandung menunjukkan komitmen kuat dalam memberdayakan KDKMP sebagai motor penggerak ekonomi desa dan penjaga ketahanan pangan daerah.